Aceh Larang Game PUBG Mobile, Rudiantara: Belum Tentu
- Aceh jadi provinsi pertama di Indonesia yang mengharamkan game Player Unknown's Battlegrounds (PUBG) dan permainan sejenisnya. Menteri Komunikasi dan...

emylmaulana
Author
TrenAsia (TA) - Pandangan tentang game PUBG Mobile adalah haram kembali dihembuskan. Aceh jadi provinsi pertama di Indonesia yang mengharamkan game Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG) dan permainan sejenisnya. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memberi sinyal bahwa game tersebut bisa saja diblokir.
Permainan PUBG mobil dan sejenisnya dilarang di Aceh setelah Majelis permusyawaratan Ulama mengeluarkan fatwa haram dengan pertimbangan permainan ini dapat mengubah perilaku dan mengganggu kesehatan.
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara belum bisa menegaskan mengenai langkah tokoh agama tersebut di Aceh. Namun, bisa saja PUBG mobile tetap akan diperbolehkan.
“Kita belum tau itu,” kata Rudiantara usai menghadiri rapat bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kompleks kepresidenan, Jakarta, Senin (24/6/2019).
Sebagai informasi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) tengah mempertimbangkan fatwa haram skala nasional untuk PUBG dan game oline dengan aliran baku tembak lainnya.
Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan MUI Pusat Cholil Nafiz mengatakan MUI mendengarkan seluruh stakeholder terkait untuk memberlakukan fatwa haram game baku tembak.
Meski demikian, Rudiantara mengaku tidak akan tergesa-gesa untuk mengambil tindakan keras terhadap PUBG cs. Menurutnya, hal ini perlu ditindaklanjuti lebih jauh.
“Nanti harus bicara dengan stake holders itu semua,” tegas Rudiantara.
PUBG mobile merupakan game dengan Genre shooting. Game tersebut belum masuk sebagai cabang olahraga e-sport, meski ivent-ient perlombaan sering diadakan di Indonesia dan luar negeri.
Skala ivent tersebut juga dibanjiri banyak sponsor mengingat permainan itu memiliki banyak peminat. Pemain game ini bahkan bisa mencapai kategori profesional yang mendapatkan penghasilan miliaran rupiah dari video youtube.
