Tren Leisure

6 Tips Menjaga Skin Barrier Selama Puasa

  • Berikut tips menjaga skin barrier selama Ramadan.
Menjaga skin barrier selama puasa.
Menjaga skin barrier selama puasa. (pexels.com/Andrea Piacquadio)

JAKARTA, TRENASIA.ID – Selama Ramadan, perawatan kulit sering kali terabaikan. Perubahan pola makan yang mendadak dan durasi puasa yang panjang dapat memicu dehidrasi, kulit kusam, hingga munculnya jerawat. Karena itu, penting untuk memastikan kulit tetap terhidrasi dan ternutrisi dengan baik sepanjang bulan suci.

Maka dari itu, penting mengetahui cara merawat dan melindungi skin barrier agar tetap kuat meski asupan cairan berkurang, sehingga kulit tetap sehat sepanjang bulan puasa.

Mengingat kulit mungkin membutuhkan perhatian ekstra, menjaga asupan gizi sekaligus menerapkan rutinitas skincare yang tepat dapat membantu kulit tetap bercahaya dan lembap, terlebih saat cuaca mulai terasa lebih hangat. Berikut beberapa tips penting untuk menjaga kulit tetap sehat dan glowing selama bulan Ramadan.

Tips Menjaga Skin Barrier Saat Puasa

Berikut tips menjaga skin barrier selama Ramadan:

1. Gunakan Cleanser yang Lembut

Hindari sabun pembersih wajah yang menghasilkan busa berlebihan atau mengandung bahan aktif yang terlalu keras. Pilihlah cleanser dengan pH yang seimbang agar kelembapan alami kulit tetap terjaga dan tidak terkikis.

Cukup bersihkan wajah dua kali sehari, yakni saat sahur dan setelah berbuka puasa. Terlalu sering mencuci wajah justru dapat membuat kulit menjadi lebih kering.

2. Gunakan Produk Perawatan Kulit yang Menghidrasi

Saat berpuasa, kulit cenderung lebih mudah kehilangan kelembapan. Karena itu, pilih produk skincare yang mengandung bahan-bahan yang mampu menghidrasi seperti hyaluronic acid atau ceramide. Kandungan tersebut membantu mengunci kelembapan sekaligus menjaga elastisitas kulit.

Agar hasilnya maksimal, aplikasikan pelembap setiap pagi dan malam setelah membersihkan wajah. Jika kulitmu tergolong kering, gunakan face mist di siang hari untuk memberikan hidrasi tambahan tanpa mengganggu puasa.

3. Kurangi Eksfoliasi dan Retinol

Selama Ramadan, kulit biasanya lebih rentan kehilangan kelembapan akibat berkurangnya asupan cairan. Dalam kondis ini, penggunaan produk aktif seperti exfoliating toner yang mengandung AHA, BHA, atau PHA maupun retinol sebaiknya dibatasi dan tidak digunakan terlalu sering.

Jika sebelumnya kamu rutin melakukan eksfoliasi 2-3 kali dalam seminggu, coba kurangi menjadi satu kali saja dengan memilih formula yang lebih ringan. Setelah melakukan eksfoliasi, pastikan untuk menenangkan dan mengembalikan hidrasi kulit menggunakan serum atau masker yang melembapkan.

Kandungan seperti hyaluronic acid, ceramide, panthenol, dan centella asiatica dapat membantu menjaga kelembapan serta memperkuat skin barrier.

4. Gunakan Sunscreen Setiap Hari

Meskipun kamu lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan saat berpuasa, penggunaan sunscreen tetap penting. Paparan sinar UV dapat membuat kulit kehilangan kelembapan, memicu hiperpigmentasi, serta mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan.

Pilih tabir surya dengan minimal SPF 30 dan aplikasikan ulang setiap 2-3 jam, terutama jika kamu berada di luar ruangan. Untuk perlindungan yang lebih optimal, gunakan sunscreen broad-spectrum yang mampu melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB.

5. Minumlah Air Putih

Saat menjalankan puasa, menjaga asupan cairan sangat penting agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Jika berpuasa di bulan Ramadan, pastikan untuk memperbanyak minum air putih di waktu berbuka hingga sahur.

Sebaiknya hindari konsumsi jus, minuman bersoda, maupun kopi pada rentang waktu tersebut karena kandungan kafein dalam beberapa minuman bisa membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan. Sebagai alternatif, kamu bisa mengonsumsi air detoks, yakni air putih yang diberi tambahan mentimun, daun mint, atau perasan lemon.

6. Perhatikan Pola Makan

Terlalu banyak makanan manis, gorengan, maupun karbohidrat sederhana dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang kemudian memicu produksi minyak berlebih pada kulit dan meningkatkan risiko timbulnya jerawat.

Mengonsumsi makanan tinggi serat dan antioksidan, seperti buah beri, almond, cokelat hitam, dan delima, bisa membantu menjaga kesehatan kulit. Setelah waktu berbuka, disarankan memilih asupan yang ramah untuk kulit seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, serta teh herbal agar kulit tetap terlihat dan terasa prima.