Tren Inspirasi

UMKM Difabel Semarang Naik Kelas Lewat LinkUMKM BRI

  • Kisah UMKM fesyen difabel di Semarang yang berkembang lewat LinkUMKM BRI, dari skala kecil hingga meningkatkan daya saing bisnis.
WhatsApp Image 2026-04-09 at 16.21.01.jpeg
Madinah Salma Tsuraya, perempuan penyandang disabilitas rungu dan wicara, berhasil mengembangkan usaha Madinasalma Fashion sebagai produk fesyen yang berdaya saing. (BRI)

SEMARANG, TRENASIA.ID — Peluang industri fesyen terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan busana yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga mampu merefleksikan karakter dan meningkatkan kepercayaan diri.

Di tengah dinamika tersebut, Madinah Salma Tsuraya, perempuan penyandang disabilitas rungu dan wicara, berhasil mengembangkan usaha Madinasalma Fashion sebagai produk fesyen yang berdaya saing.

Madinasalma Fashion menghadirkan produk ready-to-wear (RTW) serta layanan couture yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Produk yang ditawarkan mengedepankan:

  • desain simpel dan elegan,
  • bahan yang nyaman,
  • serta karakter unik yang tidak pasaran.

Usaha ini berawal dari minat pribadi di bidang fesyen yang kemudian dikembangkan secara bertahap sejak 2022. “Madinasalma Fashion berawal dari hobi di bidang fashion dan keinginan punya usaha sendiri. Mulai sekitar tahun 2022, dari skala kecil secara offline, lalu berkembang dengan konsistensi dan kepercayaan pelanggan,” ujarnya.

Digitalisasi dan Perluasan Pasar

Seiring pertumbuhan bisnis, Madinasalma Fashion mulai memperluas pemasaran melalui berbagai kanal:

  • penjualan offline,
  • platform digital,
  • hingga social commerce.

Dalam proses tersebut, Madinah memanfaatkan LinkUMKM dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan usaha.

“Saya pertama kali mengenal LinkUMKM BRI dari teman. Saya tertarik untuk bergabung karena melihat banyak manfaat yang ditawarkan, terutama dalam hal edukasi bisnis dan dukungan untuk UMKM agar bisa berkembang lebih modern dan digital,” ungkapnya.

Melalui platform ini, ia memperoleh pelatihan digital marketing dan pengelolaan usaha yang membantu meningkatkan efektivitas promosi serta jumlah pesanan.

Dukungan Ekosistem Digital dan Keuangan

Dalam operasional bisnis, Madinasalma Fashion juga memanfaatkan layanan perbankan seperti QRIS dan tabungan usaha untuk mendukung transaksi yang lebih praktis dan efisien.

Digitalisasi ini memungkinkan:

  • proses pembayaran lebih cepat,
  • pencatatan keuangan lebih rapi,
  • serta pengelolaan usaha yang lebih terstruktur.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendorong UMKM agar lebih adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen.

Jutaan UMKM Manfaatkan LinkUMKM

Secara nasional, platform LinkUMKM telah digunakan oleh lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM hingga akhir 2025.

Platform ini menyediakan berbagai fitur terintegrasi seperti:

  • UMKM Smart,
  • Rumah BUMN,
  • Etalase Digital,
  • Komunitas,
  • serta layanan registrasi NIB.

Selain itu, tersedia lebih dari 750 modul pembelajaran untuk memperkuat kemampuan bisnis, baik dari sisi soft skill maupun hard skill.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa pengembangan UMKM inklusif menjadi bagian penting dari strategi perusahaan.

“Pengalaman Madinasalma Fashion menunjukkan bahwa di tengah berbagai keterbatasan, pelaku usaha tetap memiliki peluang untuk berkembang dan meningkatkan daya saing. Melalui pemanfaatan LinkUMKM sebagai bagian dari ekosistem pemberdayaan BRI, pelaku usaha dapat memperkuat kapasitas bisnisnya secara lebih terarah,” ujarnya.

Dari Keterbatasan Menjadi Kekuatan

Kisah Madinah menjadi contoh bahwa keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk berkembang. Dengan dukungan ekosistem yang tepat, pelaku usaha difabel dapat:

  • meningkatkan kapasitas bisnis,
  • memperluas akses pasar,
  • serta menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas.

Ke depan, penguatan inklusi UMKM diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi kelompok rentan untuk berkontribusi dalam perekonomian nasional.