Tren Inspirasi

Terobos Jalan Terjal, Mantri BRI Dampingi Pelaku Usaha Cianjur Selatan

  • Kisah Randy Wijaya, Mantri BRI yang menembus jalan terjal untuk mendampingi pelaku usaha dan penyadap gula aren di Cianjur Selatan.
WhatsApp Image 2026-08-18 at 11.19.44.jpeg
Randy Wijaya, Mantri BRI Unit Cibinong, Kantor Cabang Cianjur, selama lebih dari dua tahun mendampingi ratusan pelaku usaha di Cianjur Selatan. Mereka termasuk para penyadap gula aren yang mengandalkan hasil produksi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. (BRI)

CIANJUR, TRENASIA.ID– Akses jalan yang sulit tidak menjadi penghalang bagi layanan perbankan untuk menjangkau pelaku usaha di Cianjur Selatan. Jalan berbatu, tanjakan curam, cuaca yang berubah-ubah, hingga perjalanan dengan berjalan kaki menjadi bagian dari keseharian Mantri BRI dalam menemui nasabah di wilayah binaannya.

Hal itu dijalani Randy Wijaya, Mantri BRI Unit Cibinong, Kantor Cabang Cianjur. Selama lebih dari dua tahun, Randy mendampingi ratusan pelaku usaha di Cianjur Selatan, termasuk para penyadap gula aren yang mengandalkan hasil produksi untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Bagi Randy, pekerjaannya bukan hanya soal menawarkan produk perbankan. Ia berupaya memahami kondisi usaha nasabah secara langsung, mulai dari kebutuhan modal, perkembangan usaha, hingga kemampuan dalam memenuhi kewajiban pembiayaan.

“Sejak awal, saya memilih berkarier sebagai Mantri BRI karena saya ingin memiliki pekerjaan yang tidak hanya memberikan penghasilan yang layak, tetapi juga memberi kesempatan untuk bertemu, membantu, dan tumbuh bersama masyarakat,” ujar Randy, 

"Menjadi Mantri bukan sekadar pekerjaan bagi saya, tetapi juga sebuah amanah untuk mendampingi para pelaku usaha agar dapat mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya," imbuhnya.

Dalam kunjungannya, Randy berdiskusi dengan nasabah mengenai kebutuhan usaha sekaligus mengenalkan berbagai solusi layanan BRI. Ia juga memperkenalkan layanan seperti BRILink Agen untuk membantu masyarakat memperoleh akses transaksi perbankan yang lebih dekat.

Tidak jarang, interaksi dengan nasabah berlangsung secara sederhana. Percakapan dilakukan di beranda rumah sambil menikmati kopi yang disuguhkan pemilik usaha. Dari pertemuan seperti itu, Randy memperoleh gambaran lebih dekat mengenai kondisi ekonomi dan tantangan yang dihadapi masyarakat.

Sebagian besar wilayah binaannya memiliki karakter geografis yang cukup menantang. Kondisi jalan yang rusak dan berbatu, tanjakan, perubahan cuaca, serta keterbatasan jaringan telekomunikasi dapat memengaruhi perjalanan maupun komunikasi dengan nasabah.

Pada kondisi tertentu, Randy bahkan harus meninggalkan kendaraan dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.

"Faktor cuaca menjadi tantangan utama karena bisa mengubah rencana yang sudah dijadwalkan. Belum lagi kondisi jalan yang rusak dan berisiko menyebabkan kecelakaan. Karena itu, saya selalu menyiapkan perlengkapan khusus untuk menghadapi berbagai kondisi agar tugas dan tanggung jawab kepada nasabah tetap dapat dijalankan," ungkapnya.

Bagi pelaku usaha seperti penyadap gula aren, akses terhadap layanan keuangan menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Pendampingan secara langsung juga memungkinkan kebutuhan pembiayaan dan layanan perbankan dipahami berdasarkan kondisi usaha di lapangan.

Kehadiran Mantri menjadi salah satu pendekatan BRI untuk menjembatani kebutuhan tersebut. Selain menjalankan fungsi pemasaran dan pelayanan, Mantri juga berperan dalam memantau perkembangan usaha dan kualitas kredit nasabah.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan kedekatan Mantri dengan nasabah menjadi bagian penting dalam memahami karakteristik usaha dan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

"Peran Mantri tidak hanya menghadirkan akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga membangun hubungan yang erat dengan para pelaku usaha melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan. Kedekatan tersebut memungkinkan BRI memahami kebutuhan nasabah secara lebih baik sehingga solusi yang diberikan dapat disesuaikan dengan karakteristik usaha dan potensi di setiap daerah," kata Akhmad.

Menurut dia, pendekatan tersebut sekaligus mendukung upaya BRI memperluas inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan UMKM di berbagai daerah.

Kisah Randy menunjukkan bahwa bagi pelaku usaha di wilayah dengan akses geografis yang terbatas, layanan keuangan bukan hanya soal tersedianya produk perbankan. Kedekatan, pendampingan, dan pemahaman terhadap kondisi usaha menjadi bagian penting agar akses tersebut benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.