Cerita Miya, Agen BRILink yang Mampu Bikin Rumah dari Layanan Keuangan
- Kisah Agen BRILink di Palembang yang layani 3.000 transaksi per bulan. Dari warung kecil, kini usaha berkembang dan aset meningkat.

Chrisna Chanis Cara
Author


PALEMBANG, TRENASIA.ID--Peran BRI melalui jaringan BRILink Agen terus membuka akses keuangan sekaligus menciptakan peluang usaha baru di daerah. Salah satunya terlihat dari kisah Miya, agen BRILink di Talang Putri, Plaju, Palembang, yang berhasil mengembangkan usaha hingga melayani ribuan transaksi setiap bulan.
Awalnya, Miya hanya menjalankan warung sembako setelah kembali dari Batam. Titik balik datang saat ia ditawari menjadi agen BRILink pada 2017, meski sempat ragu karena belum familiar dengan layanan perbankan.
Keputusan itu justru menjadi langkah penting yang mengubah arah usahanya.
Dari Warung ke Layanan Keuangan
Seiring waktu, layanan yang ditawarkan semakin lengkap, mulai dari tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, hingga top-up e-wallet.
Kini, Miya mengelola dua titik agen BRILink dengan volume transaksi yang terus tumbuh.
Skala usaha saat ini:
- ±3.000 transaksi per bulan
- Sekitar 100 transaksi per hari
- Dua lokasi layanan di Palembang
Kunci: Layanan dan Kepercayaan
Bagi Miya, keberhasilan usaha tidak hanya soal transaksi, tapi juga soal hubungan dengan pelanggan. Ia membangun kedekatan lewat pelayanan ramah dan respons cepat terhadap kebutuhan nasabah.

Pendekatan sederhana seperti menyediakan minuman saat antrean ramai justru menjadi nilai tambah yang membuat pelanggan loyal.
Dampak Nyata ke Ekonomi Keluarga
Transformasi usahanya terasa signifikan. Dari warung kecil semi permanen, kini Miya sudah memiliki:
- Rumah dua lantai
- Tempat usaha sendiri
- Aset produktif seperti tanah dan kendaraan
Perubahan ini menunjukkan bagaimana inklusi keuangan bisa langsung berdampak ke kesejahteraan rumah tangga.
Apa Artinya Buat Masyarakat?
Model BRILink Agen bukan hanya memperluas akses bank, tapi juga membuka peluang ekonomi baru di level grassroots.
Manfaatnya terasa langsung:
- Akses transaksi lebih dekat tanpa ke bank
- Peluang usaha baru bagi warga
- Perputaran ekonomi lokal meningkat
Kisah Miya menegaskan bahwa inklusi keuangan bukan sekadar program, tapi bisa jadi mesin penggerak ekonomi nyata. Dengan pendekatan sederhana, konsisten, dan berbasis kepercayaan, usaha kecil bisa naik kelas dan memberi dampak luas bagi masyarakat sekitar.

Chrisna Chanis Cara
Editor
