Israel Capai Superioritias Udara, 2 Jet Tempur Kesayangan Tom Cruise Gun Hancur
- Tomcat sangat terkenal dalam film Top Gun yang dibintangi Tom Cruise. Di Iran jet tempur ikonik tersebut telah memberikan cakupan peringatan reaksi cepat untuk Teheran di masa lalu, bersama dengan jenis lainnya.

Amirudin Zuhri
Author


JAKARTA- Angkatan Udara Israel mengatakan telah menghancurkan dua pesawat legendaris F-14 Tomcat Iran di sebuah bandara di Teheran. Video yang dirilis Selasa 17 Juni 2025 malam menunjukkan pesawat tersebut menjadi sasaran senjata presisi.
“Tomcat itu akan mencegat pesawat Israel,” kata Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam pernyataannya. Meskipun dalam video terlihat pesawat itu dengan sayap tertekuk ke belakang. Hal yang menunjukkan bahwa pesawat itu tidak dikonfigurasikan untuk lepas landas. Pesawat dihancurkan di Serangan ke Bandara Internasional Mehrabad sebelumnya
Angkatan Udara Iran memiliki sejumlah pesawat tua termasuk F-14. Kekuatan yang jelas tidak sebanding dengan pesawat tempur dan senjata modern Barat yang dimiliki Israel.
Kedua jet tempur F-14 ini telah berada di tempat yang sama sejak 2023 tanpa ada perubahan posisi. Kemungkinan besar mereka sudah dinonaktifkan. Atau sedang menunggu suku cadang untuk perbaikan besar.
- Tembus Pasar Global, UMKM Madu Lokal Binaan BRI Naik Kelas
- Naik 38 Poin, IHSG Hari Ini Ditutup di 7.155,85
- AMMN dan BUKA Pimpin Penguatan, LQ45 Hari Ini Ditutup Naik ke 799,88 Poin
Tomcat sangat terkenal dalam film Top Gun yang dibintangi Tom Cruise. Di Iran jet tempur ikonik tersebut telah memberikan cakupan peringatan reaksi cepat untuk Teheran di masa lalu, bersama dengan jenis lainnya. Tetapi rumah utamanya adalah Pangkalan Udara Taktis ke-8 di Isfahan. Ini memperkuat perkiraan kedua jet ini dalam kondisi tidak dapat diterbangkan. Seperti halnya sebagian besar dari 79 F-14A yang dikirim ke Shah Iran pada tahun 1970-an.

Iran terus mempertahankan sejumlah kecil F-14 yang dapat diterbangkan dua dekade setelah Angkatan Laut AS yang merupakan satu-satunya operator menghentikan Tomcat. Angkatan Laut Amerika yang menggunakan peesawat legendaris ini telah mempensiun Tomcat sekitar 10 tahun lalu. Tidak jelas berapa banyak F-14 yang masih dapat diterbangkan. Perkiraannya sangat bervariasi dari segelintir hingga sekitar 25 dalam beberapa tahun terakhir.
Video penghancuran F-14 Tomcat setidaknya menunjukkan Angkatan Udara Israel telah begitu leluasa beroperasi jauh di wilayah Iran. Tel Aviv pada Selasa mengatakan pihaknya memiliki superioritas udara penuh atas Teheran. Superioritas udara berarti mereka dapat mendekati target dengan lebih sedikit rasa takut ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iran yang hancur. Ini memungkinkannya menyerang sasaran dengan amunisi konvensional. Tidak harus dengan rudal jarak jauh. Situasi yang akan sangat berbahaya bagi Iran.

Superioritas udara juga telah menjadikan Israel menghancurkan banyak aset penting Iran. Pasukan Pertahanan Israel mengatakan mereka telah menghancurkan lebih dari 120 peluncur rudal permukaan-ke-permukaan sejak pertempuran saat ini dimulai Jumat lalu. Jumlah ini setara dengan sepertiga peluncur rudal permukaan-ke-permukaan yang dimiliki oleh Iran. Namun untuk saat ini, Iran masih melancarkan serangan rudal terhadap Israel.
Angka ini menunjukkan bahwa IDF hanya merujuk pada peluncur rudal balistik permukaan-ke-permukaan jarak jauh,dengan jangkauan untuk menyerang target di Israel. Israel juga secara khusus menggambarkan serangan terhadap peluncur. Bukan rudal yang ditembakkan dari peluncur tersebut. Perlu dicatat juga bahwa beberapa peluncur ditempatkan di gua-gua. Sementara yang lain tersebar. Tidak jelas berapa banyak peluncur yang meninggalkan gua mereka setelah pertempuran dimulai. Atau apakah Israel telah menyegel beberapa dari mereka dengan serangan di pintu masuk gua-gua tersebut.
Pada tahun 2022, Komando Pusat Amerika menilai bahwa persenjataan rudal jarak jauh Iran berjumlah lebih dari 3.000. Angka yang akan terus bertambah setidaknya hingga tahun lalu. Ketika beberapa ratus dikerahkan untuk melawan Israel.
Ada perkiraan Iran menyiapkan dengan 750 hingga 1.000 rudal balistik dengan jangkauan yang cukup untuk menyerang Israel kali ini. Dari jumlah tersebut 370 dikatakan telah ditembakkan ke Iran. Ini berarti bahwa antara sepertiga hingga setengah dari senjata ini kini telah digunakan. Selain itu, Iran masih memiliki sejumlah besar rudal jelajah serang darat dan puluhan jenis pesawat tak berawak serang.
