Tokopedia Luncurkan Gerakan Bantu Pengusaha Otomotif
- JAKARTA-Platform belanja daring Tokopedia meluncurkan kampanye #GerakanOtomotifNasional agar pengusaha lokal otomotif dapat memasarkan produk dan memastikan...

Khoirul Anam
Author
JAKARTA-Platform belanja daring Tokopedia meluncurkan kampanye #GerakanOtomotifNasional agar pengusaha lokal otomotif dapat memasarkan produk dan memastikan usahanya tetap berjalan. Kampanye memanfaatkan sarana penjualan secara daring untuk sektor otomotif ini akan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
CEO sekaligus Founder Tokopedia William Tanuwijaya mengungkapkan, kampanye tersebut merupakan salah satu langkah dalam memastikan pelaku industri otomotif lokal dapat terus menjalankan bisnisnya. Menurut dia, pelaku usaha yang memiliki kanal pemasaran secara daring dapat lebih tangguh dalam menghadapi situasi pandemi
“Sebagai perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia akan terus memberikan panggung seluas-luasnya bagi para pelaku usaha lokal agar mereka dapat terus beradaptasi dan berinovasi dalam menjawab tantangan pandemi,” lanjut William di Jakarta, Selasa, 22 Juni 2020.
- Pegadaian Kembali Rilis Obligasi dan Sukuk Rp2 Triliun
- Agar Tetap Sehat, Simak Tips Mengatur Sirkulasi Udara di Rumah
- BKN Lanjutkan Seleksi CPNS 2019
- Gila, 2 Kapal Selam Baru Amerika Seharga Rp147 Triliun
- Aksi Besar Grup MNC Milik Hary Tanoe, Buyback Obligasi Dolar Hingga Private Placement
William mengungkapkan, saat ini, terdapat lebih dari 8,3 juta penjual di Tokopedia dan sebanyak 94% merupakan penjual dengan skala ultra mikro. Dia menambahkan, jika dibandingkan dengan Januari lalu, tercatat sebanyak 7,2 juta penjual.
“Artinya ada lebih dari 1,1 juta masyarakat yang baru memulai menciptakan peluang bisnis daring lewat Tokopedia,” kata dia.
Masyarakat dapat menemukan berbagai kurasi produk otomotif, inspirasi kisah pegiat usaha lokal otomotif binaan, serta informasi lebih lanjut terkait kampanye melalui halaman khusus di Tokopedia yang berlangsung selama 22-29 Juni.
Pada 2019, industri otomotif merupakan salah satu sektor yang berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, khususnya terhadap PDB nonmigas sebesar 3,98%.
Proyeksi Penjualan
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Erwin Aksa menyebutkan bahwa proyeksi penjualan mobil 2020 hanya mencapai 300.000 unit. Proyeksi tersebut sudah memasukkan dampak pandemi COVID-19 terhadap usaha otomotif.
Dari laporan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gakindo) tercatat, penjualan mobil terjun hingga 63% dari keadaan normal yang mencapai 1,1 juta unit mobil per tahun.
Pada April 2020, penjualan mobil di Indonesia tercatat hanya 7.871 unit atau merosot tajam hingga 90,63% jika dibandingkan dengan April 2019, yakni sejumlah 84.056 unit. Semua merek mengalami penurunan saat masyarakat diimbau untuk tetap di rumah guna mencegah sebaran COVID-19. Gaikindo menyebut, merosotnya penjualan mengikuti tren penurunan sejak bulan-bulan sebelumnya.
