Tren Ekbis

TKA Buka Peluang Masuk Sekolah Favorit Lewat Jalur Prestasi

  • Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi murid kelas VI SD dan kelas IX SMP resmi dibuka sejak 19 Januari 2026.
Ilustrasi anak sekolah.
Ilustrasi anak sekolah. (sekolahrakyat.kemensos.go.id)

JAKARTA, TRENASIA.ID - Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi murid kelas VI SD dan kelas IX SMP resmi dibuka sejak 19 Januari 2026. Seperti pelaksanaan TKA SMA tahun lalu, asesmen ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk menghadirkan sistem seleksi pendidikan yang lebih objektif dan terukur.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menilai TKA berperan penting sebagai instrumen seleksi jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Menurutnya, TKA memberi nilai tambah bagi murid yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah favorit, sekaligus menjadi pembanding kemampuan akademik yang lebih adil di tengah perbedaan standar nilai rapor antar sekolah.

“Kami melihat TKA sebagai parameter tunggal yang lebih adil untuk memvalidasi potensi siswa. Selama ini jalur prestasi sangat bergantung pada rapor, padahal standar penilaian tiap sekolah berbeda. Dengan TKA, siswa yang masuk jalur prestasi benar-benar memiliki kompetensi akademik yang terukur,” ujar Novian.

Ia menambahkan, TKA juga membuka peluang yang lebih luas bagi siswa berprestasi dari berbagai latar belakang, termasuk dari daerah. “Hasil TKA yang baik menjadi bukti kompetensi yang diakui secara lebih luas. Ini memberi kepercayaan diri bahwa siswa dari Sukabumi siap bersaing di jenjang berikutnya,” katanya.

Dari sisi sekolah, TKA dinilai membantu memetakan kesiapan akademik peserta didik secara lebih objektif. Sebagai asesmen nasional yang terstandar dan akuntabel, TKA memberi gambaran kemampuan awal siswa yang relevan dengan kondisi di lapangan. Ke depan, Dinas Pendidikan Kota Sukabumi mendorong pemanfaatan TKA tidak hanya sebagai alat seleksi masuk sekolah, tetapi juga sebagai instrumen evaluasi pembelajaran.

“Hasil TKA akan kami gunakan sebagai data untuk melihat kompetensi yang sudah kuat dan bagian yang masih perlu diperkuat,” ujar Novian.

Pengamat Pendidikan Darmaningtyas juga menilai TKA menjadi asesmen penting dalam menciptakan seleksi jalur prestasi yang lebih adil, terutama setelah ditiadakannya ujian nasional sebagai pembanding antar sekolah.

“TKA memang tidak wajib, tetapi sangat penting bagi siswa yang ingin masuk melalui jalur prestasi. Kalau hanya mengandalkan rapor, bobot penilaiannya bisa berbeda-beda. Dengan TKA, bobotnya menjadi sama,” kata Darmaningtyas.

Sebagai informasi, rangkaian TKA SD dan SMP 2026 diawali dengan pendaftaran pada 19 Januari–28 Februari 2026. Tahap selanjutnya adalah simulasi pengenalan sistem dan bentuk asesmen, dengan simulasi TKA SMP berlangsung pada 23 Februari–1 Maret 2026 dan TKA SD pada 2–8 Maret 2026. Gladi bersih TKA SD dan SMP dijadwalkan pada 9–17 Maret 2026.

Pelaksanaan TKA dilakukan bertahap sesuai jenjang, yakni TKA SMP pada 6–16 April 2026 dan TKA SD pada 20–30 April 2026. TKA susulan disiapkan pada 11–19 Mei 2026 bagi peserta yang berhalangan hadir. Pengolahan hasil dilakukan pada 20–24 Mei 2026, dengan pengumuman resmi pada 25 Mei 2026.

Sejalan dengan pendaftaran TKA 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga telah menerbitkan Surat Edaran Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah tentang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Surat edaran ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan sekolah dalam melaksanakan seluruh tahapan SPMB secara tertib, transparan, dan akuntabel.

Surat edaran tersebut menegaskan hasil TKA dapat dimanfaatkan pada jalur prestasi akademik sebagai salah satu dasar seleksi penerimaan murid baru, khususnya pada jenjang SMP dan SMA. Ketentuan ini diharapkan menghadirkan mekanisme seleksi yang lebih objektif, terstandar, dan adil, sekaligus mengurangi ketergantungan pada penilaian yang beragam antar sekolah.

Kemendikdasmen melalui BSKAP juga mengimbau pemerintah daerah dan sekolah memastikan keterpaduan antara pelaksanaan TKA dan tahapan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, serta mendorong peran aktif orang tua dalam mendukung partisipasi murid mengikuti TKA sebagai bagian dari seleksi jalur prestasi akademik.

Tags: