Struktur Kepemilikan GMFI Usai Danantara Caplok 65 Persen Saham
- Danantara Asset Management resmi menguasai 65,77 persen saham GMF AeroAsia (GMFI) setelah pengalihan 82,1 miliar saham dari Angkasa Pura Indonesia.

Chrisna Chanis Cara
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID– Struktur kepemilikan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) berubah setelah PT Angkasa Pura Indonesia (API) mengalihkan 82,1 juta saham Seri B kepada PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney).
Saham tersebut kemudian dialihkan kepada PT Danantara Asset Management (DAM), yang kini tercatat sebagai pemegang 65,77 persen saham GMF AeroAsia.
Pengalihan kepemilikan itu berlangsung pada 2 November 2026 dan dilaporkan GMF AeroAsia kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui keterbukaan informasi tertanggal 3 November 2026.
Direktur Utama GMFI, Andi Fahrurrozi menyebut pengalihan 82.100.173.900 saham Seri B dilakukan berdasarkan akta pemindahan hak atas saham dari API kepada InJourney.
Selanjutnya, saham tersebut dialihkan dari InJourney kepada DAM melalui akta pemindahan hak atas saham yang dibuat pada tanggal yang sama. Transaksi ini merupakan bagian dari restrukturisasi dan penyehatan Garuda Group.
“Pengalihan saham dilakukan melalui mekanisme dividen dalam bentuk saham (dividend in specie) dan transaksi di luar Bursa Efek Indonesia melalui mekanisme Free of Payment (FOP) di sistem C-BEST Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI),” kata Andi Fahrurrozi.
Danantara Kini Kuasai 65,77 Persen Saham GMFI
Sebelum transaksi, API tercatat memiliki 82.100.173.900 saham Seri B GMF AeroAsia atau setara 65,77 persen kepemilikan. Setelah pengalihan, kepemilikan API menjadi nol.
Sebaliknya, DAM yang sebelumnya tidak memiliki saham GMF kini menguasai 82.100.173.900 saham Seri B atau 65,77 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Berikut struktur kepemilikan saham GMF AeroAsia setelah transaksi:
- PT Danantara Asset Management: 65,77 persen.
- PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk: 27,44 persen.
- PT Aero Wisata: 0,27 persen.
Pemegang saham lainnya dengan kepemilikan di bawah 5 persen: 6,52 persen. Jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh GMF AeroAsia mencapai 124.835.258.434 saham, terdiri atas saham Seri A dan Seri B.
Dengan pengalihan tersebut, DAM menjadi pemegang saham mayoritas GMF AeroAsia.
Pengendalian Perusahaan Tidak Berubah
Meski terjadi perubahan pemegang saham mayoritas, GMF AeroAsia menegaskan transaksi tersebut tidak mengubah pengendalian perseroan.
Andi menyatakan perubahan kepemilikan merupakan bagian dari restrukturisasi dan penyehatan Garuda Group. Pemerintah Republik Indonesia melalui BP BUMN tetap menjadi pengendali secara tidak langsung terhadap GMF AeroAsia.
“Pengalihan saham tersebut tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha,” terang Andi Fahrurozi.
Tulisan ini telah tayang di ibukotakini.com oleh Bunga Citra pada 04 Nov 2026

Chrisna Chanis Cara
Editor
