Tren Ekbis

Pengguna BRImo Tumbuh 18,6 Persen, Perkuat Dana Murah BRI

  • Pengguna BRImo capai 47,8 juta dengan transaksi Rp2.042 triliun. Dorong CASA, efisiensi biaya dana, dan kinerja BRI di 2026.
WhatsApp Image 2026-05-02 at 13.59.14.jpeg
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat jumlah pengguna super apps BRImo mencapai 47,8 juta hingga Maret 2026, tumbuh 18,6% secara tahunan. (BRI)

JAKARTA, TRENASIA.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat jumlah pengguna super apps BRImo mencapai 47,8 juta hingga Maret 2026, tumbuh 18,6% secara tahunan. Peningkatan ini menjadi indikator percepatan transformasi digital yang dijalankan perseroan.

Capaian tersebut turut diikuti lonjakan aktivitas transaksi. Nilai transaksi BRImo menembus Rp2.042,2 triliun atau naik 29,4% yoy, mencerminkan pergeseran perilaku nasabah ke layanan digital untuk kebutuhan finansial sehari-hari.

Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto menyebut pertumbuhan ini menunjukkan BRImo semakin terintegrasi dalam aktivitas keuangan nasabah. “Basis pengguna yang besar, diikuti pertumbuhan transaksi, menunjukkan BRImo telah menjadi bagian dari aktivitas keuangan sehari-hari nasabah,” ujarnya.

Dorong Dana Murah dan Efisiensi

Penguatan BRImo turut berdampak pada pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp1.555,1 triliun atau naik 9,4% yoy.

Kualitas pendanaan juga meningkat, terlihat dari porsi dana murah (CASA) yang naik menjadi 68,07% atau setara Rp1.058,6 triliun. Dalam setahun, CASA bertambah Rp123,7 triliun.

Kondisi ini mendorong efisiensi biaya dana, dengan cost of fund turun dari 3% menjadi 2,3%. Struktur pendanaan yang lebih efisien memberi ruang bagi margin bisnis ke depan.

Dampak ke Kinerja Bisnis

Peningkatan transaksi digital dan penguatan funding ikut menopang kinerja BRI secara keseluruhan.

Hingga triwulan I-2026:

  • total aset mencapai Rp2.250 triliun, tumbuh 7,2% yoy
  • kredit dan pembiayaan naik 13,7% yoy menjadi Rp1.562 triliun
  • laba bersih mencapai Rp15,5 triliun, tumbuh 13,7% yoy

Kombinasi pertumbuhan digital, kredit, dan efisiensi memperkuat fundamental bisnis di tengah dinamika industri. 

Pertumbuhan BRImo menunjukkan aplikasi perbankan mulai berperan sebagai pusat aktivitas finansial, bukan sekadar kanal transaksi. 

Semakin tinggi frekuensi penggunaan, semakin besar peluang bank memperkuat dana murah dan meningkatkan pendapatan berbasis layanan. 

Di sisi lain, ketergantungan pada platform digital juga menuntut konsistensi inovasi dan keamanan agar kepercayaan nasabah tetap terjaga di tengah persaingan layanan keuangan digital yang semakin ketat.