Pelindo III Gandeng Perusahaan Korea Bangun Gudang Pendingin di Jatim
- JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) berhasil menarik investor SK Engineering and Construction dari Korea Selatan untuk menjalankan kerja sama....

Aprilia Ciptaning
Author
JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) berhasil menarik investor SK Engineering and Construction dari Korea Selatan untuk menjalankan kerja sama.
Penandatanganan Non Disclosure Agreement (NDA) antara keduanya dilakukan bersama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) secara daring, Sabtu, 6 Juni 2020.
Rencananya, Pelindo III bersama perusahaan asal Korea tersebut akan membangun fasilitas cold storage atau gudang pendingin dengan teknologi pemanfaatan liquefied natural gas (LNG) di Terminal Teluk Lamong (TTL).
- Anies Baswedan Batasi Jumlah Karyawan Bekerja di DKI Hanya 50%
- Fintech UangTeman Bakal Terima Pendanaan Investor Korea Selatan
- Neurabot, Start-up Lokal yang Kembangkan Deteksi Dini COVID-19
- Chandra Asri Donasikan Bahan Baku Flocked PCR Swab ke Konsorsium UI
- BCA Milik Konglomerat Terkaya RI Akuisisi Rabobank Rp500 Miliar
Fasilitas tersebut dinilai akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna jasa pelabuhan di Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya. Di samping itu, pembangunan fasilitas tersebut dapat digunakan untuk menjaga ketersediaan logistik bahan pangan, seperti daging, ikan, sayur, dan buah. Produk tersebut memerlukan mesin pendingin supaya lebih awet dan tidak mudah membusuk.
Deputi Bidang Promosi BKPM Farah Ratnadewi Indriani memberikan apresiasi kepada Pelindo III dan SK Engineering and Construction karena tetap optimistis untuk melakukan kerja sama di tengah pandemi COVID-19.
“Saya sangat menghargai jalinan kerja sama antara Pelindo III dengan SK Engineering and Construction karena walaupun di tengah pandemi, semua masih menunjukkan langkah positif untuk berinvestasi di Indonesia,” ujar Farah dalam siaran tertulis yang diterima TrenAsia.com, Senin, 8 Juni 2020.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo III Toto Nugroho menyebut bahwa ini merupakan kesempatan yang baik untuk menjalin kerja sama. Menurutnya, masing-masing perusahaan dapat mempererat hubungan antara Indonesia dengan Korea meski di tengah situasi pandemi.
“Terima kasih kepada SK Engineering and Construction yang telah tertarik dan bersedia untuk melakukan penjajakan lebih dalam di Indonesia,” ungkapnya.
Dengan dilakukannya penandatanganan NDA, lanjut Toto, selanjutnya akan ditindaklanjuti lebih dalam melalui tim yang bertugas untuk melakukan pembahasan lebih detail. (SKO)
