Paramount Gading Serpong Luncurkan Grand Boulevard Aniva, Ada 44 Unit Komersial
- Paramount Land meluncurkan Grand Boulevard Aniva di Gading Serpong dengan 44 unit ruko tiga tipe, harga mulai Rp3,2 miliar, serta fasilitas publik dan ruang terbuka.

Chrisna Chanis Cara
Author


TANGERANG, TRENASIA.ID – Paramount Land meluncurkan Grand Boulevard Aniva, area komersial baru di kawasan Aniva @ Paramount Gading Serpong, Tangerang. Tahap pertama proyek tersebut menawarkan 44 unit ruko dengan tiga pilihan tipe untuk berbagai kebutuhan usaha.
Grand Boulevard Aniva dikembangkan sebagai bagian dari kawasan komersial yang menghubungkan aktivitas bisnis, kuliner, dan gaya hidup di Gading Serpong.
Dari total 44 unit yang ditawarkan, sebanyak 21 unit merupakan tipe Regular dengan harga mulai Rp3,2 miliar. Kemudian 17 unit tipe Alfresco ditawarkan mulai Rp3,9 miliar, sementara enam unit tipe Luminous Boutique Shop dibanderol mulai Rp3,6 miliar.
Direktur Sales & Marketing Paramount Land Ferry John Sihombing mengatakan pengembangan kawasan komersial di Paramount Gading Serpong tidak hanya diarahkan untuk menyediakan ruang usaha, tetapi juga membentuk lingkungan bisnis yang dapat menarik aktivitas masyarakat.
“Paramount Gading Serpong kini telah menampilkan wajah kota mandiri yang lengkap, vibrant, dan terintegrasi, dengan beragam commercial hub yang tersebar di setiap sudut kota," ujar Ferry dalam keterangannya.
Dia mengatakan kota itu juga kian dikenal sebagai salah satu pusat kuliner dan gaya hidup paling dinamis di kawasan Jabodetabek. "Fenomena yang semakin menguatkan posisi Paramount Gading Serpong sebagai ‘the most happening culinary city’, kota kuliner yang hidup, berkembang, dan terus menghadirkan pilihan baru bagi masyarakat.”
Menurut Ferry, aktivitas komersial tersebut juga menjadi bagian dari perkembangan komunitas di kawasan, yang mencakup kuliner, otomotif, ritel, gaya hidup, dan kegiatan sosial.
“Kesuksesan pertumbuhan kawasan komersial di Paramount Gading Serpong merupakan bagian dari komitmen Paramount Land yang tidak hanya mengembangkan bangunan ruko, tetapi juga membangun ekosistem bisnis dan gaya hidup, menumbuhkan komunitas dan interaksi sosial, meningkatkan value kawasan, dan mengembangkan investasi jangka panjang yang menguntungkan," ujarnya.
Dia mengatakan Paramount Gading Serpong kini telah berkembang menjadi community in the making, dengan berbagai aktivitas komunitas gaya hidup baru, mulai dari kuliner, otomotif, retail, lifestyle, dan aktivitas sosial lainnya yang aktif setiap hari.
Mengandalkan Traffic Kawasan
Grand Boulevard Aniva berada di area yang dikembangkan sebagai urban commercial hub. Pengembang mengandalkan posisi kawasan yang telah dikelilingi area komersial dan permukiman untuk membentuk captive market bagi pelaku usaha. “Calon pelaku usaha tidak hanya membeli ruang untuk berbisnis, tetapi masuk ke dalam ekosistem yang sudah hidup,” kata Ferry.
Dari sisi akses, Grand Boulevard Aniva berada di antara kawasan Paramount Gading Serpong dan BSD City. Area tersebut memiliki akses melalui dua boulevard utama, yakni ROW 30 dan ROW 28, yang terhubung dengan jalur penghubung Gading Serpong-BSD City.
Kawasan ini juga berada di sekitar pusat komersial Aniva dan Pasadena Central District serta sejumlah klaster residensial yang telah dihuni.
Grand Boulevard Aniva dirancang dengan enam jalur masuk dan sistem parkir gateless. Pengaturan tersebut ditujukan untuk membuka akses dan visibilitas kawasan dari berbagai arah serta memudahkan pergerakan pengunjung.
Selain akses, pengembang menyiapkan sejumlah fasilitas yang dirancang untuk menjadi penarik aktivitas atau crowd puller. Salah satunya adalah Aniva Grand Atrium, area publik seluas 1.200 meter persegi yang dapat digunakan untuk kegiatan komunitas, pop-up market, pameran, pertunjukan, serta aktivitas publik lainnya.
Kemudian terdapat Aniva Green Park, ruang terbuka yang dirancang sebagai green park connector sepanjang 550 meter yang menghubungkan kawasan Aniva dengan Amarillo Village. Fasilitas tersebut dilengkapi Bridge of Harmony, amphitheater, promenade, mini stage, jogging track, taman, dan ribbon wall.
Di bagian tengah kawasan, pengembang juga menyiapkan Aniva Central Junction. Elemen tersebut menggunakan konsep yellow box junction atau marka kotak kuning yang terinspirasi dari Shibuya Crossing di Jepang.
Elemen visual lainnya mencakup Aniva Clock Square yang dilengkapi menara jam serta Aniva Mural Walk yang menghadirkan area mural.
Tiga Tipe Ruko
Direktur Planning & Design Paramount Land Henry Napitupulu mengatakan desain Grand Boulevard Aniva menggunakan gaya American Style yang dipadukan dengan sejumlah elemen arsitektur dekoratif.
“Grand Boulevard Aniva memiliki fasad American Style yang elegan dan modern, dilengkapi decorative crown dan decorative columns sebagai sentuhan karakter arsitektur yang kuat, dan warna fasad yang bervariasi pada tipe Corner untuk menghadirkan kesan dinamis dan modern. Komersial ini menghadirkan tiga tipe bangunan komersial untuk berbagai skala dan jenis bisnis, yakni tipe Regular, Alfresco, dan Luminous Boutique Shop.”
Tipe Regular ditujukan untuk berbagai kebutuhan bisnis. Bangunan tiga lantai tersedia dalam tipe Standard L4,5x13 dan L4,5x15, Corner L4,5x15, serta Irregular L5x13. Untuk bangunan dua lantai, tersedia tipe Standard L4,5x13 dan L4,5x14, Corner L4,5x13 dan L6x14, serta Irregular L6x13 dan L6x14.
Tipe Regular dilengkapi koridor depan selebar 1,8 meter. Bangunan memiliki dua muka, dengan sisi depan digunakan untuk aktivitas bisnis dan sisi belakang menghadap service alley selebar 2 meter untuk kebutuhan utilitas dan kebersihan.
Sementara tipe Alfresco berada di jalan utama dan menggunakan konsep YOSECA atau Your Own Self Expandable Commercial Area. Konsep tersebut memungkinkan fasad disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
Bangunan tiga lantai tipe Alfresco memiliki interior high ceiling hingga 6,8 meter, hanging balcony di lantai dua, teras alfresco selebar 4 meter, serta selasar bersama selebar 1,2 meter. Tipe tersebut tersedia dalam Standard L4,5x15, Corner L4,5x15 dan L6x15, serta Irregular L7x12.
Adapun tipe Luminous Boutique Shop menyasar bisnis yang membutuhkan tampilan visual dan eksposur tinggi. Pengembang menyebut tipe ini sesuai antara lain untuk artisan coffee shop, aesthetic cafe, fashion, salon kecantikan, home decor, specialty retail, showroom, dan bisnis dengan kebutuhan tampilan etalase.
Tipe tersebut mengusung premium architectural design, smart business spaces, dan prime signage placement. Fasad dilengkapi etalase kaca yang luas untuk mendukung fungsi window display.
Luminous Boutique Shop tersedia dalam tipe Standard dua lantai berukuran L6x10 dan Corner dua lantai L7x10. Jumlah unitnya dibatasi enam unit. Seluruh unit Grand Boulevard Aniva dilengkapi sejumlah fasilitas, antara lain AC pada sejumlah lantai, CCTV pada sejumlah lantai, serta filter air bersih.
Pilihan Skema Pembayaran
Untuk pembelian unit, Paramount Land menyediakan beberapa skema pembayaran. Pilihan tersebut mencakup Supercash, tunai keras dengan KPR dan DP 5% sebanyak tiga kali, tunai keras dengan tunai bertahap DP 10% sebanyak satu kali dengan tenor 18 kali, serta harga khusus tunai bertahap tanpa DP dengan tenor 120 kali.
Grand Boulevard Aniva menjadi salah satu pengembangan komersial baru di kawasan Paramount Gading Serpong di tengah bertambahnya aktivitas perdagangan dan gaya hidup di kawasan tersebut. Informasi selengkapnya melalui www.paramount-land.com atau Instagram @officialparamountgadingserpong.
Dengan 44 unit pada tahap pertama serta fasilitas publik dan ruang terbuka yang disiapkan di sekitarnya, proyek ini diposisikan sebagai bagian dari pengembangan kawasan komersial Aniva yang menggabungkan ruang usaha dengan aktivitas publik dan komunitas.

Chrisna Chanis Cara
Editor
