Tren Ekbis

Nyemplung Properti, Samudera Indonesia (SMDR) Kucurkan Rp33,7 Miliar

  • PT Samudera Indonesia (SMDR) suntik Rp33,7 miliar ke anak usaha Samudera Properti Indonesia, memperkuat ekspansi bisnis properti.
tpk palaran.jpg
Terminal Peti Kemas Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur. SMDR serius masuk bisnis properti. (SMDR)

JAKARTA, TRENASIA.ID– PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), pengelola Pelabuhan Palaran Samarinda, Kalimantan Timur memperluas ekspansinya ke sektor properti. Perseroan menambah modal sebesar Rp33,7 miliar kepada anak usahanya, PT Samudera Properti Indonesia (SPI).

Aksi korporasi tersebut dilakukan melalui penerbitan 33.700 saham baru PT SPI dengan nilai nominal Rp1 juta per saham.

Penambahan modal ini membuat kepemilikan SMDR di PT Samudera Properti Indonesia meningkat dari 99,099 persen menjadi 99,593 persen.

Sekretaris Perusahaan PT Samudera Indonesia Tbk, Idaman Putri Erwin, mengatakan transaksi tersebut telah dilaksanakan berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Para Pemegang Saham Nomor 94 tanggal 31 Agustus 2026.

“Penambahan modal ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan anak perusahaan sekaligus mendukung pengembangan lini bisnis di sektor properti,” tulis Idaman dalam keterbukaan informasi yang dikutip Selasa (22/9/2026).

Modal PT Samudera Properti Indonesia Naik

Sebelum aksi korporasi, modal ditempatkan PT SPI tercatat sebesar Rp27,75 miliar, yang terbagi dalam 27.750 saham.

Setelah penambahan modal, modal ditempatkan meningkat menjadi Rp61,45 miliar.

Komposisi pemegang saham juga berubah. SMDR kini menguasai 61.200 saham atau 99,593 persen. Sementara PT Samudera Indonesia Tangguh memiliki 245 saham atau 0,399 persen dan PT Samudera Wadah Mitra menguasai lima saham atau 0,008 persen.

KeteranganSebelumSetelah
Modal ditempatkanRp27,75 miliarRp61,45 miliar
Saham SMDR27.50061.200
Kepemilikan SMDR99,099%99,593%

Penambahan modal tersebut merupakan transaksi afiliasi karena PT SPI merupakan anak perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki SMDR.

Jalankan Operasional PT SPI 

Manajemen Samudera Indonesia menyebut tambahan modal akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan permodalan PT SPI dalam menjalankan kegiatan operasional dan mengembangkan bisnisnya.

Perseroan juga melihat aksi tersebut dapat membuka ruang sinergi bisnis, meningkatkan kontribusi pendapatan secara konsolidasian, serta menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham, termasuk pemegang saham publik.

Meski nilainya mencapai Rp33,7 miliar, SMDR menyatakan transaksi tersebut bukan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2020.

Nilai transaksi hanya sekitar 0,24 persen dari ekuitas perseroan, atau setara sekitar USD1,97 juta berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026.

Langkah ini menunjukkan Samudera Indonesia tidak hanya mengandalkan bisnis kepelabuhanan dan logistik, tetapi juga mulai memperkuat portofolio usaha melalui sektor properti.

Tulisan ini telah tayang di ibukotakini.com oleh Bunga Citra pada 22 Sep 2026 

Tags: