MagangHub 2026 Batch 2 Dibuka! Cek Jadwal dan Uang Sakunya
- MagangHub menargetkan 150.000 peserta pada 2026. Hingga Batch 2, sebanyak 87.122 peserta ditetapkan mengikuti program. Berikut jadwal Batch 3 dan uang sakunya.

Muhammad Imam Hatami
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran peserta MagangHub Batch 3 Angkatan II 2026 pada 27 Oktober hingga 4 November 2026. Pada batch terakhir tahun ini, pemerintah menargetkan penyediaan 70.000 hingga 80.000 lowongan magang bagi lulusan perguruan tinggi.
Program MagangHub merupakan program pemagangan nasional yang ditujukan untuk membantu lulusan baru memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan kompetensi, dan mengenal kebutuhan industri. Peserta yang lolos seleksi dijadwalkan mulai menjalani magang pada 16 November 2026 selama enam bulan.
Mengacu pada laman resmi MagangHub Kemnaker, proses seleksi perusahaan berlangsung pada 5–11 November 2026. Selanjutnya, seleksi dan penetapan peserta oleh Kemnaker dijadwalkan pada 12–13 November 2026, dengan pengumuman hasil pada 13 November 2026.
Pendaftaran dan informasi lowongan dapat diakses melalui situs resmi MagangHub di maganghub.kemnaker.go.id.
Peserta MagangHub Kemnaker 2026 menerima uang saku setiap bulan yang besarannya mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di lokasi magang selama program berlangsung enam bulan.
Sebagai contoh, uang saku peserta di DKI Jakarta mencapai Rp5.729.876 per bulan, Kota Bekasi Rp5.999.443, Kota Bandung Rp4.737.678, Kota Surabaya Rp5.288.796, Kota Surakarta Rp2.570.000, dan Kota Semarang Rp3.701.709.
Selain uang saku, peserta juga memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), serta sertifikat setelah menyelesaikan program magang.
MagangHub Angkatan II Targetkan 150.000 Peserta
Batch 3 menjadi tahap terakhir untuk memenuhi target 150.000 peserta MagangHub Angkatan II pada 2026. Hingga Batch 2, Kemnaker telah menetapkan 87.122 peserta untuk mengikuti program pemagangan.
Jumlah tersebut terdiri atas 46.160 peserta pada Batch 1 dan 40.962 peserta pada Batch 2. Dengan demikian, jumlah peserta yang telah ditetapkan hingga Batch 2 setara sekitar 58,1% dari target Angkatan II.
Kemnaker berharap penambahan peserta pada Batch 3 dapat memperluas kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman profesional di perusahaan maupun instansi pemerintah.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli sebelumnya menegaskan bahwa program pemagangan ditujukan untuk meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja peserta, bukan menggantikan posisi pekerja reguler.
“Program Pemagangan Nasional ini hadir untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak bangsa untuk belajar, menambah pengalaman, skill, kompetensi, dan portofolio,” ujar Yassierli, dikutip dari pemberitaan Kemnaker mengenai pelaksanaan Batch 2 Angkatan II.
Kilas Balik MagangHub 2025
Penyelenggaraan MagangHub sebelumnya menunjukkan besarnya minat terhadap program pemagangan nasional. Pada Angkatan I 2025, program ini diikuti sekitar 102.696 peserta dalam empat gelombang pelaksanaan.
Dari hasil evaluasi yang diumumkan pemerintah pada Juni 2026, sebanyak 5.063 peserta mengaku telah menerima tawaran pekerjaan setelah menyelesaikan program magang. Jumlah tersebut setara sekitar 34% dari 16.112 responden evaluasi Batch I dan IB.
Plt Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah, Kurnia Ramadhana, menjelaskan bahwa tawaran tersebut mencakup posisi sebagai karyawan tetap maupun kontrak di perusahaan tempat peserta menjalani magang.
“Sekitar 5.063 orang ditawari langsung untuk bekerja, baik sebagai karyawan tetap maupun karyawan kontrak, oleh perusahaan tempat mereka menjalani magang,” kata Kurnia dalam konferensi pers pada Juni 2026, sebagaimana diberitakan BeritaSatu.
Meski demikian, angka tersebut berasal dari responden Batch I dan IB, sehingga tidak dapat langsung dianggap mewakili seluruh peserta MagangHub Angkatan I.
Selain peluang memperoleh pekerjaan, evaluasi penyelenggaraan MagangHub juga menyoroti kepuasan peserta dan perusahaan mitra.
Dalam evaluasi Batch 1 Angkatan II, sekitar 85% peserta menyatakan puas atau sangat puas terhadap pelaksanaan program. Sementara itu, sekitar 81% perusahaan penyelenggara memberikan penilaian serupa.
Evaluasi tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta, antara lain dalam komunikasi, kerja sama tim, dan keterampilan teknis yang berkaitan dengan pekerjaan.
Hasil ini memberikan gambaran mengenai manfaat program bagi peserta maupun perusahaan. Namun, tingkat kepuasan tidak serta-merta menunjukkan bahwa seluruh peserta memperoleh pekerjaan setelah magang. Tawaran kerja tetap bergantung pada kebutuhan perusahaan, kinerja peserta, dan proses rekrutmen masing-masing.
Jadwal MagangHub Batch 3 Angkatan II 2026
Bagi calon peserta, berikut jadwal pelaksanaan MagangHub Batch 3 Angkatan II 2026 berdasarkan informasi pada platform resmi Kemnaker:
- Pendaftaran perusahaan: 28 September–29 Oktober 2026.
- Pendaftaran peserta: 27 Oktober–4 November 2026.
- Pelamaran lowongan: 31 Oktober–4 November 2026.
- Rekrutmen dan seleksi perusahaan: 5–11 November 2026.
- Seleksi dan penetapan peserta oleh Kemnaker: 12–13 November 2026.
- Pengumuman hasil seleksi: 13 November 2026.
- Mulai magang: 16 November 2026.
- Durasi program: enam bulan.
Calon peserta perlu melengkapi profil pada akun SIAPKerja, memeriksa persyaratan setiap lowongan, dan memilih posisi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan serta kompetensi. Penerimaan peserta tetap mengikuti proses seleksi perusahaan dan penetapan Kemnaker.
Dengan target hingga 80.000 lowongan, MagangHub Batch 3 menjadi kesempatan terakhir pada Angkatan II tahun ini bagi lulusan baru yang ingin memperoleh pengalaman kerja melalui program pemagangan nasional.
Sementara itu, capaian dan evaluasi dari penyelenggaraan sebelumnya dapat menjadi bahan pertimbangan untuk melihat manfaat sekaligus tantangan program dalam mempertemukan lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja.

Muhammad Imam Hatami
Editor
