Ludes 4,19 Juta Tiket! Ini Raja Kereta Arus Balik Lebaran 2026
- Ludes 4,19 juta tiket! Simak deretan raja kereta arus balik Lebaran 2026 paling laris diburu pemudik dan rahasia KAI raih okupansi tembus hingga 154%.

Alvin Bagaskara
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID - PT Kereta Api Indonesia mencatat penjualan tiket angkutan Lebaran terus menunjukkan tren positif seiring memasuki periode puncak arus balik. Tingginya mobilitas masyarakat menjadikan moda transportasi kereta api sebagai pilihan perjalanan favorit untuk kembali ke kota perantauan masing-masing.
Hingga tanggal 24 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, total keseluruhan tiket kereta yang telah berhasil terjual mencapai angka 4,19 juta lembar. Pencapaian fantastis tersebut merepresentasikan sekitar 93,3% dari total ketersediaan 4,49 juta tempat duduk selama angkutan Lebaran.
Penjualan tiket kereta api jarak jauh bahkan sukses menembus angka 3,61 juta lembar atau menyentuh level 101,2% dari kapasitas awal. Sementara itu, penjualan tiket untuk kereta api lokal tercatat mencapai angka 579 ribu lembar atau sekitar 62,5%.
"Tren perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan kini memasuki fase arus balik. Masyarakat memanfaatkan kereta api karena lebih nyaman dan terjadwal," ungkap Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba dalam keterangannya yang diterima TrenAsia.id pada Selasa, 24 Maret 2026.
Rangkaian Kereta Paling Laris
Nah, di tengah tingginya lonjakan permintaan arus balik Lebaran tersebut, sejumlah rangkaian kereta sukses mencatatkan tingkat pemesanan yang sangat luar biasa. Kereta api rute menuju Jakarta, seperti KA Airlangga dan KA Jayakarta keberangkatan dari Surabaya, langsung menjadi primadona para pemudik.
Tidak hanya dari wilayah timur, keberangkatan dari Stasiun Purwosari Solo melalui KA Bengawan tujuan ibu kota turut diserbu oleh masyarakat. Selain menuju Jakarta, mobilitas antarkota juga terpantau sangat padat melalui operasional KA Joglosemarkerto yang rutin mengelilingi wilayah Jawa Tengah.
Pergerakan penumpang lintas provinsi juga terus didominasi oleh rangkaian KA Sri Tanjung dengan rute tujuan akhir ke wilayah Banyuwangi. Sementara itu, KA Kahuripan dari Blitar menuju wilayah Bandung hingga armada KA Rajabasa di Pulau Sumatra turut menjadi armada andalan terlaris tahun ini.
Tren Lonjakan Penumpang Harian
Asal tahu saja, selama periode Lebaran 11 hingga 23 Maret 2026, perseroan telah sukses melayani sebanyak 2,82 juta pelanggan di seluruh wilayah Jawa maupun Sumatra. Angka masif ini didominasi oleh 2,37 juta penumpang kereta jarak jauh serta 441 ribu pengguna kereta lokal.
Puncak mobilitas arus balik terekam jelas pada pergerakan akhir pekan yang menunjukkan lonjakan okupansi harian sangat tajam. Pada 22 Maret, volume penumpang mencapai 242 ribu orang, kemudian meningkat menjadi 246 ribu penumpang pada 23 Maret dengan tingkat okupansi 154,1%.
Memasuki momentum pagi hari di tanggal 24 Maret, tingkat pergerakan masyarakat perantauan ternyata masih tetap sangat tinggi. Sedikitnya terdapat 225 ribu pelanggan dijadwalkan berangkat menuju kota tujuan, dengan catatan persentase tingkat okupansi sementara yang langsung menyentuh 137,8%.
Strategi Penjualan Kursi Dinamis
Tingkat okupansi yang melampaui angka 100% tersebut dimungkinkan berkat penerapan pola perjalanan dinamis para pelanggan di dalam satu rangkaian kereta. Skema satu kursi digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi berbeda memungkinkan jumlah penumpang dilayani melampaui ketersediaan fisik.
Meskipun permintaan sangat tinggi, masyarakat sebenarnya masih memiliki peluang untuk mendapatkan tiket arus balik melalui pilihan relasi rute alternatif lain. Manajemen terus mengimbau seluruh pelanggan untuk senantiasa memanfaatkan layanan kereta sambung serta memilih tanggal perjalanan keberangkatan yang jauh lebih fleksibel lagi.
"Dengan kapasitas yang masih tersedia, KAI mengajak masyarakat segera merencanakan perjalanan arus balik dengan baik agar perjalanan berlangsung lebih nyaman, lancar, dan menyenangkan bersama kereta api," tutup Anne.

Alvin Bagaskara
Editor
