Tren Ekbis

GIIAS 2026: Gaji Rp10 Juta Bisa Beli Mobil Listrik Apa?

  • GIIAS 2026 menghadirkan mobil listrik mulai Rp155 juta. Simak daftar mobil, estimasi cicilan, dan pilihan terbaik bagi pekerja bergaji Rp10 juta.
Penutupan GIIAS 2025 - Panji 1.jpg
Pameran otomotif GIIAS 2025 di Indonesia ICE BSD, Tangerang. (Foto : Panji Asmoro/TrenAsia)

JAKARTA, TRENASIA.ID - Gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 bukan hanya menjadi ajang peluncuran mobil baru, tetapi juga menandai semakin ketatnya persaingan mobil listrik di Indonesia. 

Jika beberapa tahun lalu harga kendaraan listrik identik dengan angka di atas Rp400 juta, kini pilihan di kisaran Rp150 juta hingga Rp250 juta semakin banyak. Fenomena tersebut membuat mobil listrik mulai masuk radar masyarakat kelas menengah, termasuk pekerja dengan penghasilan sekitar Rp10 juta per bulan.

Namun, muncul pertanyaan yang banyak dicari calon pembeli, apakah gaji Rp10 juta per bulan sudah cukup untuk membeli mobil listrik di GIIAS 2026? Jawabannya tidak sesederhana melihat harga jual kendaraan.

Baca juga : Siapa Penguasa Bisnis Beras di Indonesia?

Mengapa Gaji Rp10 Juta Belum Tentu Cukup?

Perencana keuangan umumnya menyarankan agar cicilan kendaraan tidak melebihi 15%-20% dari pendapatan bulanan agar kondisi keuangan tetap sehat.

Artinya, pekerja dengan penghasilan Rp10 juta per bulan idealnya memiliki cicilan kendaraan sekitar Rp1,5 juta hingga maksimal Rp2 juta per bulan.

Sementara itu, total seluruh kewajiban cicilan, termasuk KPR, kartu kredit, dan pinjaman lainnya, idealnya dijaga di bawah 30–35% dari penghasilan agar kondisi keuangan tetap sehat.

Dengan asumsi pembelian melalui kredit selama lima tahun (60 bulan) dan uang muka (DP) sekitar 20%, sebagian besar mobil listrik yang dipamerkan di GIIAS masih menghasilkan cicilan di atas batas ideal tersebut.

Meski demikian, beberapa model sudah mulai mendekati kemampuan finansial kelas menengah, terutama dengan berbagai promo pembiayaan yang ditawarkan selama pameran.

Daftar Mobil GIIAS 2026 yang Masih Relatif Terjangkau

Berikut sejumlah mobil yang dipasarkan dengan harga di bawah Rp250 juta beserta estimasi cicilan.

  • Wuling Aira EV Standard
    • Harga OTR: Rp155 juta
    • Estimasi cicilan: ±Rp3,1 juta/bulan
  • VinFast VF3 (skema sewa baterai)
    • Harga OTR: Rp156 juta
    • Estimasi cicilan: mulai ±Rp2 juta/bulan
  • Wuling Aira EV Long Range
    • Harga OTR: Rp175 juta
    • Estimasi cicilan: ±Rp3,5 juta/bulan
  • BYD Atto 1 Standard
    • Harga OTR: Rp199 juta
    • Estimasi cicilan: ±Rp4 juta/bulan
  • Chery Q Pure
    • Harga OTR: Rp239,9 juta
    • Estimasi cicilan: ±Rp4,8 juta/bulan
  • Chery Q Rizz
    • Harga OTR: Rp259,9 juta
    • Estimasi cicilan: ±Rp5,2 juta/bulan

*Estimasi menggunakan simulasi kredit tenor lima tahun dengan DP sekitar 20%. Besaran cicilan dapat berbeda tergantung bunga, leasing, dan uang muka.

Baca juga : Data dan Analisis Harga Emas Antam Hari Ini 4 Agustus 2026

Mobil LCGC Masih Lebih Masuk Akal

Meski mobil listrik semakin murah, kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) masih menjadi pilihan paling realistis bagi pekerja dengan gaji Rp10 juta. Beberapa model yang dipamerkan di GIIAS antara lain,

  • Daihatsu Sigra
    • Harga: Mulai Rp140 jutaan
    • Estimasi cicilan: ±Rp2,8 juta/bulan
  • Daihatsu Ayla
    • Harga: Mulai Rp143 jutaan
    • Estimasi cicilan: ±Rp2,8 juta/bulan

Daihatsu juga menawarkan sejumlah program pembiayaan selama GIIAS dengan cicilan mulai sekitar Rp2,4 juta per bulan, tergantung uang muka dan tenor. Nilai tersebut masih lebih ringan dibanding sebagian besar mobil listrik yang dipasarkan saat ini.

Baca juga : Agenda Ekonomi Penting Agustus yang Potensi Gerakkan IHSG

Tips Sebelum Membeli Mobil di GIIAS

Sebelum memanfaatkan berbagai promo yang ditawarkan selama pameran, calon pembeli sebaiknya mempertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Pastikan cicilan tidak melebihi 20% dari penghasilan bulanan.
  • Hitung total biaya kepemilikan, termasuk asuransi, pajak, parkir, dan perawatan.
  • Manfaatkan promo bunga rendah, cashback, atau potongan harga selama GIIAS.
  • Lakukan test drive untuk mengetahui kenyamanan kendaraan.
  • Perhatikan ketersediaan jaringan servis dan infrastruktur pengisian daya, khususnya untuk mobil listrik.

Baca juga : XL Raih Predikat Jaringan Terbaik di Indonesia 2026

GIIAS 2026 menunjukkan bahwa harga mobil listrik di Indonesia terus mengalami penurunan. Kehadiran model seperti Wuling Aira EV, VinFast VF3, BYD Atto 1, hingga Chery Q memperlihatkan persaingan yang semakin ketat di segmen kendaraan listrik terjangkau.

Meski demikian, dari sisi kemampuan finansial, pekerja dengan penghasilan di bawah Rp10 juta per bulan masih perlu berhitung cermat sebelum memutuskan membeli mobil listrik. Dengan simulasi kredit saat ini, sebagian besar model masih menghasilkan cicilan di atas batas ideal perencanaan keuangan.

Apabila tren penurunan harga berlanjut dan pemerintah kembali menghadirkan insentif kendaraan listrik, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan mobil listrik dengan cicilan sekitar Rp2 juta per bulan akan menjadi pilihan yang semakin realistis bagi masyarakat kelas menengah Indonesia.