Tren Ekbis

Gandeng Huawei Kembangkan 5G, Inggris Waspadai Intelijen China

  • Inggris menggandeng perusahaan telekomunikasi dan ponsel China Huawei Tecnologies untuk mengembangkan jaringan sinyal ponsel 5G. Namun, Inggris mewaspadai...

TrenAsia (TA) - Inggris menggandeng perusahaan telekomunikasi dan ponsel China Huawei Tecnologies untuk mengembangkan jaringan sinyal ponsel 5G. Namun, Inggris mewaspadai aksi mata-mata China yang masuk lewat Huawei.

Saat ini, Huawei merupakan korporasi ponsel terbesar dan siap membangun sinyal 5G untuk beberapa negara dan chip ponsel merek lain. Namun, menurut Pemerintah Amerika Serikat, Huawei digunakan oemerintah China untuk memata-matai negara lain. Amerika Serikat telah memperingatkan hal itu kepada sekutu.

Dewan Keamanan Nasional Inggris, diketuai oleh Perdana Menteri Theresa May, bertemu untuk membahas Huawei pada hari Selasa, (23/5) waktu setempat. Inggris akan memblokir Huawei dari semua bagian inti dari jaringan 5G dan akses ke bagian non-inti akan dibatasi.

“Sangat penting bagi kita untuk mendapatkan keseimbangan yang tepat, memastikan bahwa jaringan kita dibangun dengan cara yang aman terhadap gangguan dari sumber apa pun, tetapi juga kompetitif,” kata Menteri Keuangan Inggris, Philip Hammond, dikutip dari reuters, Kamis (25/4).

Kepala Intelijen GCHQ Inggris Jeremy Fleming mengatakan bahwa Inggris lebih memfokuskankan untuk mengawasi sistem jaringan yang dibangun oleh pembuat 5G itu. Menurutnya, mengawasi sitem lebh penting dibandingkan mengawasi keberadaan Huawei.

“Ketika kami menganalisis sebuah perusahaan untuk kesesuaian mereka untuk memasok peralatan ke jaringan telekomunikasi Inggris, kami melihat risiko yang timbul dari proses keamanan dan rekayasa mereka serta cara teknologi ini digunakan dalam jaringan telekomunikasi nasional kami,” kata Fleming.

Fleming mengatakan bahwa pendekatan kebijakan Inggris untuk keamanan 5G sedang disimpulkan dan akan diumumkan oleh menteri yang bertanggung jawab segera.

Beberapa negara menyatakan akan membangun jaringan 5G yang mana sinyalnya lebih kenang 10 ali lipat dibandingkan jaringan 4G saat ini. Beberapa pabrikan smartphone juga sudah merencanakan untuk meluncurkan produk 5G dalam satu hingga dua tahun mendatang.

Sementara itu, di Indonesia, jaringan 5G akan dibangun oleh PT XL Axiata. Mereka telah mencobanya di Jakarta pada pertengahan tahun lalu. Namun, tidak seperti negara lain, Indonesia baru bisa menyediakan jaringan 5G paling cepat 3 atau 4 tahun mendatang.