Tren Ekbis

Fakta Penting di Balik Aksi BUMI Akuisisi Loyal Metals Australia

  • Jadi Pemegang Saham 100 Persen
kpc oke.jpg
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengakuisisi 100% saham Loyal Metals Australia senilai Rp1,004 triliun melalui anak usaha Bumi Resources Australia. (KPC)

JAKARTA, TRENASIA.ID – Keluarga konglomerat Aburizal Bakrie melalui PT Bumi Resources Tbk (BUMI) resmi mengambil alih 100% saham Loyal Metals Ltd (Loyal), perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Australia. Nilai transaksi akuisisi tersebut mencapai sekitar Rp1,004 triliun atau setara AUD79,07 juta.

Aksi korporasi ini dilakukan pada 4 September 2026 melalui anak usaha BUMI di Australia, Bumi Resources Australia Pty Ltd (BRA). Informasi tersebut disampaikan BUMI dalam laporan informasi atau fakta material kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tertanggal 7 September 2026.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, BUMI menyebut BRA telah melakukan transaksi akuisisi atas 175.710.515 saham Loyal, yang merepresentasikan 100% saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada perusahaan tersebut.

Dengan rampungnya transaksi, BRA kini menjadi pemegang 100% saham Loyal Metals.

BUMI Keluarkan Rp1 Triliun untuk Akuisisi Loyal Metals

Berdasarkan dokumen BUMI, nilai keseluruhan transaksi akuisisi Loyal mencapai Rp1.004.742.244.136,50, atau sekitar AUD79.069.731,75.

Transaksi tersebut dilakukan oleh BRA, entitas anak BUMI yang sahamnya 100% dimiliki oleh perseroan. Dengan demikian, setelah transaksi, kepemilikan BUMI atas Loyal dilakukan secara tidak langsung melalui BRA.

Aksi ini menjadi langkah korporasi terbaru BUMI di Australia melalui entitas anaknya.

“Dengan demikian, Perseroan melalui BRA telah memiliki 100% saham Loyal, dengan total nilai Transaksi sebesar Rp1.004.742.244.136,50 atau setara dengan AUD79.069.731,75,” kata Direktur PT Bumi Resources Tbk, R.A. Sri Dharmayanti.

Namun, R.A. Sri Dharmayanti tidak mengungkapkan rincian mengenai aset, proyek, cadangan, maupun kontribusi pendapatan Loyal Metals setelah akuisisi.

Karena itu, dampak finansial langsung akuisisi terhadap kinerja BUMI belum dapat dihitung berdasarkan informasi yang disampaikan dalam dokumen tersebut.

BUMI Sebut Akuisisi Tidak Berdampak Material terhadap Kelangsungan Usaha

Sri Dharmayanti juga menjelaskan dampak transaksi terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Dalam laporan tersebut, perseroan menyatakan bahwa setelah transaksi, BRA menjadi pemegang 100% saham Loyal. Tidak terdapat keterangan lain mengenai dampak material terhadap operasional maupun kondisi keuangan BUMI dalam dokumen tersebut.

Dengan demikian, investor perlu mencermati keterbukaan informasi berikutnya untuk mengetahui bagaimana aset atau bisnis Loyal Metals akan diintegrasikan ke dalam strategi BUMI serta seberapa besar kontribusinya terhadap kinerja konsolidasian perseroan.

Fakta Penting Akuisisi BUMI

Berikut sejumlah fakta utama dari transaksi tersebut:

  • Emiten: PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
  • Anak usaha pembeli: Bumi Resources Australia Pty Ltd (BRA)
  • Target akuisisi: Loyal Metals Ltd
  • Tanggal transaksi: 4 September 2026
  • Jumlah saham yang diakuisisi: 175.710.515 saham
  • Porsi kepemilikan: 100%
  • Nilai transaksi: Rp1,004 triliun
  • Nilai transaksi dalam AUD: AUD79,07 juta
  • Status setelah transaksi: BRA menjadi pemegang 100% saham Loyal

Dokumen tersebut hanya menjelaskan fakta transaksi akuisisi dan dampaknya secara umum. R.A. Sri Dharmayanti tidak menjelaskan alasan strategis akuisisi, jenis aset atau proyek Loyal Metals, sumber pendanaan transaksi, maupun proyeksi kontribusi Loyal terhadap pendapatan BUMI. 

Keluarga Bakrie melalui  Nirwan Dermawan Bakrie dan Anthony Salim tercatat sebagai penerima manfaat akhir dari PT Bumi Resources Tbk. Perusahaan itu mengelola PT Kaltim Prima Coal (KPC), dan Arutmin yang merupakan perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia. 

Tulisan ini telah tayang di ibukotakini.com oleh Bunga Citra pada 07 Sep 2026 

Tags: