Enggak Jadi Mahal, Kalbe Farma Pangkas Harga Covifor Jadi Rp1,5 Juta
- JAKARTA – Dianggap terlalu mahal, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) bersama PT Amarox Global Pharma (Amarox) melakukan penyesuaian harga Covifor (Remdesivir) dari...

Ananda Astri Dianka
Author
JAKARTA – Dianggap terlalu mahal, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) bersama PT Amarox Global Pharma (Amarox) melakukan penyesuaian harga Covifor (Remdesivir) dari semula dibandol Rp3 juta per vial menjadi Rp1,5 juta per vial.
Penyesuaian ini dilakukan setelah mendengarkan masukan dari pemerintah, tenaga kesehatan, dan pasien dalam beberapa hari ini. Pihak KLBF mengakui harga terbaru ini diharapkan mampu mempercepat penanganan COVID-19 secara lebih masif lagi.
“Ini komitmen Kalbe bersama Amarox untuk mendukung pemerintah mengatasi pandemi COVID-19 dan mempertimbangkan semakin banyak pasien yang mendapat manfaat obat,” kata Sandeep Sur, Country Manager PT Amarox Global Pharma dalam keterangan pers yang diterima TrenAsia.com, Sabtu, 3 Oktober 2020.
- Rawat Otak untuk Hari Tua
- Tingkat Kesembuhan COVID-19 di Jakarta Capai 82 Persen
- Fasilitas Isolasi Mandiri Jadi Solusi Hotel Untuk Bertahan
- Hore! Tarif 7 Golongan Listrik Turun Mulai Oktober 2020
- Enggak Jadi Mahal, Kalbe Farma Pangkas Harga Covifor Jadi Rp1,5 Juta
Vidjongtius, Presiden Direktur menyatakan penyesuaian harga Covifor telah mempertimbangkan kondisi saat ini seperti perkembangan kasus, kebutuhan terhadap pengobatan, masukan dari pemerintah, tenaga kesehatan dan pasien.
“Setelah diskusi bersama antara Kalbe, Hetero India dan Amarox, kami sepakat untuk memberikan harga jual khusus Covifor,“ tambah Vidjongtius.
Sebagai mana diketahui, Covifor merupakan obat COVID-19 yang diproduksi oleh Hetero India, diimpor oleh Amarox dan dipasarkan serta didistribusikan oleh Kalbe.
Emergency Use Authorization (EUA) produk Covifor adalah untuk pengobatan pasien penyakit COVID-19 yang telah terkonfirmasi di laboratorium.
Obat ini ditujukan terutama untuk orang dewasa atau remaja (berusia 12 tahun ke atas dengan berat badan minimal 40 kg) yang dirawat di rumah sakit.
Sehingga, produk Covifor tidak dijual bebas, hanya digunakan di rumah sakit dengan rekomendasi dan pengawasan dokter.
