BRI Luncurkan Qlola Mobile, Transaksi Korporasi Bisa Disetujui lewat HP
- BRI menghadirkan Qlola Mobile untuk memantau rekening, meninjau transaksi, dan memberikan persetujuan transaksi korporasi melalui perangkat seluler.

Chrisna Chanis Cara
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah korporasi melalui peluncuran Qlola Mobile. Aplikasi ini memungkinkan nasabah memantau posisi keuangan perusahaan, meninjau status transaksi, hingga memberikan persetujuan transaksi melalui perangkat seluler.
Qlola Mobile merupakan bagian dari pengembangan New Experience Qlola by BRI yang dirancang untuk melengkapi layanan perbankan korporasi melalui kanal situs web dan aplikasi mobile. Kehadiran aplikasi ini memberikan fleksibilitas bagi nasabah dalam mengakses informasi keuangan dan menindaklanjuti transaksi tanpa harus selalu menggunakan komputer.
Melalui fitur informasi rekening, nasabah dapat memantau saldo dalam berbagai mata uang dan melihat rekening yang terhubung dalam satu akun. Aplikasi tersebut juga menyediakan informasi riwayat dan status transaksi, termasuk transfer dan pembayaran gaji atau payroll.
Nasabah yang memiliki kewenangan dapat memberikan persetujuan transaksi melalui perangkat mobile. Fitur ini memungkinkan proses pengambilan keputusan terkait transaksi perusahaan dilakukan lebih fleksibel, termasuk ketika pejabat yang berwenang sedang berada di luar kantor.
Direktur Corporate Banking BRI Riko Tasmaya mengatakan, pengembangan Qlola Mobile merupakan bagian dari strategi perseroan memperkuat digitalisasi layanan wholesale banking dan menyesuaikan layanan dengan kebutuhan nasabah bisnis.
“Melalui New Experience Qlola by BRI, perseroan terus mengembangkan layanan transaksi keuangan yang terintegrasi dan mudah diakses guna mendukung kelancaran operasional serta pertumbuhan bisnis nasabah. Kemudahan akses ini untuk memastikan transaksi bisnis dapat dilakukan secara nyaman, fleksibel, dan terkendali,” ujar Riko.
Nilai Transaksi Qlola Tumbuh 32%
Pengembangan layanan digital tersebut berlangsung seiring peningkatan aktivitas transaksi nasabah bisnis. BRI mencatat nilai transaksi melalui Qlola by BRI tumbuh 32% secara tahunan atau year-on-year (YoY) hingga September 2026.
Capaian tersebut menjadi salah satu pendorong bagi perseroan untuk memperluas kemampuan layanan digitalnya. Bagi perusahaan dengan aktivitas keuangan yang melibatkan banyak rekening, transaksi pemasok, pembayaran gaji, dan kebutuhan operasional lainnya, akses informasi serta proses persetujuan yang lebih fleksibel dapat membantu menyederhanakan pengelolaan transaksi.
Meski demikian, pertumbuhan nilai transaksi belum dengan sendirinya menunjukkan peningkatan jumlah pengguna atau efisiensi biaya operasional. Dampak layanan digital terhadap produktivitas perusahaan juga bergantung pada pola penggunaan, integrasi dengan sistem keuangan internal, serta pengendalian risiko transaksi.
Riko menjelaskan, pengembangan Qlola by BRI berfokus pada dua pilar, yakni Connectivity dan Seamless User Experience. Keduanya diwujudkan melalui keterhubungan layanan pada kanal situs web dan aplikasi mobile, sehingga nasabah dapat mengakses kebutuhan transaksi perusahaan melalui kanal yang sesuai dengan aktivitas mereka.
“Melalui inovasi yang berkelanjutan, Qlola by BRI diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi perusahaan dalam mendorong pertumbuhan bisnis melalui akses dan kontrol yang lebih luas terhadap aktivitas operasional dan keuangan. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat One Platform. Connecting Business. Accelerating Growth,” ucap Riko.
Aktivasi Digital Tanpa ke Kantor Cabang
BRI menyatakan Qlola Mobile tersedia bagi nasabah baru maupun nasabah yang telah menggunakan Qlola by BRI. Proses aktivasi dapat dilakukan secara digital dan real-time tanpa perlu mengunjungi kantor cabang.
Aplikasi tersebut tersedia melalui Google Play Store dan Apple App Store. Kehadiran kanal mobile melengkapi layanan perbankan korporasi berbasis situs web, terutama bagi nasabah yang membutuhkan akses informasi keuangan dan persetujuan transaksi saat tidak berada di kantor.
Bagi perbankan, pengembangan layanan digital korporasi juga menjadi bagian dari persaingan dalam menyediakan layanan transaksi yang terintegrasi. Kecepatan akses, kemudahan penggunaan, dan keamanan proses otorisasi menjadi aspek penting agar digitalisasi tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga tetap menjaga kontrol perusahaan atas aktivitas keuangannya.

Chrisna Chanis Cara
Editor
