Industri

Transaksi BEI Pekan ini, Tren Masih Menurun Jadi Rp9,5 Triliun

  • Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan nilai transaksi harian periode 5-9 April 2021 terus melanjutkan pelemahan

<p>Awak media memantau pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Awak media memantau pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan nilai transaksi harian periode 5-9 April 2021 terus melanjutkan pelemahan. Nilai transaksi pekan ini menjadi Rp9,51 triliun atau anjlok 10,52% dibandingkan dengan pekan sebelumnya Rp10,63 triliun per hari.

Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono mengatakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,98% ke level 6.070 pada pekan ini.

“Peningkatan data transaksi juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian, yakni 16,15 persen menjadi 15,91 miliar saham dari 13,7 miliar saham pada pekan sebelumnya,” katanya dalam keterangan resmi, Minggu, 11 April 2021.

Setali tiga uang, rata-rata frekuensi harian juga meningkat 4,4% menjadi 1,05 juta kali transaksi dari pekan lalu  sebanyak 1 juta transaksi.

Dengan demikian, kapitalisasi pasar meningkat 1,02% menjadi Rp7.174 triliun dari Rp7.101,43 triliun pada penutupan pekan lalu.

Pada perdagangan Jumat (9/4), investor asing membukukan nilai jual bersih sebesar Rp32,99 miliar. Sementara untuk sepanjang 2021 masih tercatat nilai beli bersih asing Rp8,85 triliun.(RCS)