Industri

Tingkat Hunian Hotel Terus Merosot Sampai Angka 60,5%

  • JAKARTA – Bisnis perhotelan dinilai sebagai sektor properti di Jakarta yang paling stabil, namun tingkat hunian kamar rata-rata perhotelan terus menurun sepanjang tahun 2019, hingga berada di angka 60,5%. Founder and CEO Hotel Investment Strategies LLC, Ross Woods mengatakan angka tersebut lebih rendah 6,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pasalnya, Tahun 2018 merupakan peringkat keempat tahun […]

<p>Suasana Hotel JW Marriott/ </p>

Suasana Hotel JW Marriott/

(Istimewa)

JAKARTA – Bisnis perhotelan dinilai sebagai sektor properti di Jakarta yang paling stabil, namun tingkat hunian kamar rata-rata perhotelan terus menurun sepanjang tahun 2019, hingga berada di angka 60,5%.

Founder and CEO Hotel Investment Strategies LLC, Ross Woods mengatakan angka tersebut lebih rendah 6,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pasalnya, Tahun 2018 merupakan peringkat keempat tahun terbaik untuk tingkat hunian kamar selama lebih dari 3 dekade.

“Angka tersebut masih kalah jika dilihat dari tahun sebelumnya, yakni tahun 1989, 1990 dan 1991 dengan tingkat hunian kamar tahunan masing-masing 79,4%, 77,7% dan 69,5%” jelasnya, Selasa (18/02).

Hal ini terjadi karena terdapatnya penurunan jumlah wisatawan asing di Jakarta. Semula jumlahnya mencapai 2,8 juta orang. Kemudian mengalami penurunan sebesar 13,5%, jumlahnya menjadi 2,4 juta orang di tahun 2019.

Sebelumnya, selama 2005-2019 jumlah wisatawan asing bertambah dari 1,2 juta orang menjadi 2,4 juta orang.

Sedangkan di tahun 2020, Ross memperkirakan jumlah wisatawan asing akan merosot sebesar 14% menjadi 2,1 juta orang.

Meninjau Kinerja

Jika diurutkan berdasarkan kategori hotel berbintang, kinerja terbaik sepanjang 2019 dicapai oleh hotel bintang dua dengan tingkat hunian kamar rata-rata 65,7%. Angka ini mengalami penurunan sebesar 13,1% dari tahun 2018.

Posisi kedua, hotel bintang tiga dengan tingkat hunian kamar rata-rata 64,2%, dimana angka tersebut turun sebesar 13,9% dari tahun 2018.

Kemudian posisi selanjutnya, hotel berbintang satu sebesar 55,8% atau turun sekitar 2,1% dan yang terakhir hotel berbintang lima dengan tingkat hunian kamar rata-rata 55% atau turun 3%.

Hal tersebut dibenarkan oleh Senior Director Ciputra Group Artadinata Djangkar. Menurutnya, okupansi kamar rata-rata Raffles Hotel Jakarta tahun 2019 sebesar 56 %.