Jelang Lebaran, BI Taksir Kinerja Industri Pengolahan Membaik
Bank Indonesia (BI) memprakirakan kinerja sektor Industri Pengolahan bakal meningkat ke level ekspansi pada kuartal I-2021.

Ananda Astri Dianka
Author


Sejumlah pekerja tengah menyelesaikan pembuatan furniture di PT Funisia Perkasa, Juru Mudi Baru Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten, Selasa 13 Oktober 2020. Dimasa pandemi walaupun pasar lokal sedikit berkurang namun pemintaan dari pasar ekspor cukup tinggi meski terkendala dalam proses pengiriman. Pengusaha berharap agar pemerintah bisa tetap mendukung dan memperhatikan sektor industri ini khususnya dalam hal ekspor produk. Foto: Panji Asmoro/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memprakirakan kinerja sektor Industri Pengolahan bakal meningkat ke level ekspansi pada kuartal I-2021. Taksiran ini berdasarkan Prompt Manufacturing Index BI (PMI-BI) sebesar 50,01%, meningkat dari 47,29% pada kuartal IV 2020.
“Peningkatan terjadi pada hampir seluruh komponen pembentuk PMI-BI, terutama volume total pesanan, volume persediaan barang jadi, dan volume produksi yang berada dalam fase ekspansi,” kata Erwin Haryono, Kepala Departemen Komunikasi dalam siaran pers, Rabu 14 April 2021.
Secara subsektor, mayoritas responden mencatat perbaikan kinerja pada kuartal I-2021. Perbaikan terlihat jelas di subsektor makanan, minuman dan tembakau. Tampak pula perbaikan dari industri pupuk, kimia, barang dari karet, tekstil, barang kulit, serta alas kaki yang sudah berada pada fase ekspansi.
- 11 Bank Biayai Proyek Tol Serang-Panimbang Rp6 Triliun
- PTPP Hingga Mei 2021 Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun
- Rilis Rapid Fire, MNC Studios Milik Hary Tanoe Gandeng Pengembang Game Korea
Pada kuartal II-2021, kinerja sektor industri pengolahan diprakirakan meningkat dan berada dalam fase ekspansi. PMI-BI pada kuartal II-2021 diprakirakan sebesar 55,25%, meningkat dari kuartal sebelumnya.
Peningkatan PMI-BI didorong oleh seluruh komponen pembentuknya, terutama volume produksi, volume total pesanan, dan volume persediaan barang jadi yang berada pada fase ekspansi.
Selain itu, seluruh subsektor diprakirakan akan berada pada fase ekspansi, terutama subsektor kertas dan barang cetakan, makanan, ninuman dan tembakau, serta subsektor pupuk, kimia dan barang dari karet.
“Responden memprakirakan peningkatan tersebut didorong oleh peningkatan permintaan pada bulan Ramadan dan hari raya Idulfitri,” tambahnya.(RCS)
