Industri

Indeks Harga Perdagangan Besar Mei 2020 Turun Jadi 0,10%

  • Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks harga perdagangan besar (IHBP) Umum Nasional mengalami deflasi sebesar 0,10% pada Mei 2020 dengan deflasi secara tahunan sebesar 0,86%. Kepala BPS Suhariyanto menyebut deflasi tersebut terjadi pada sektor pertanian sebesar 0,95% karena beberapa komoditas pertanian mengalami penurunan harga. “Komoditas pertanian yang mengalami penurunan harga, seperti telur ayam ras, kelapa sawit, […]

<p>Pedagang mengenakan face shield dan sarung tangan menata barang dagangannya di los sayuran Pasar Senen, Jakarta, 1 Juni 2020. Kementerian Perdagangan menyiapkan pedoman bagi penyelenggara kegiatan perdagangan untuk diterapkan pada saat kenormalan baru (new normal). Saat era new normal, para pedagang di pasar rakyat diwajibkan menggunakan masker, face shield, dan sarung tangan selama beraktivitas. Selain itu, kegiatan pasar juga hanya diperbolehkan pada pukul 06.00 hingga 11.00. Para pedagang yang diperbolehkan berjualan adalah mereka yang memiliki suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Pedagang mengenakan face shield dan sarung tangan menata barang dagangannya di los sayuran Pasar Senen, Jakarta, 1 Juni 2020. Kementerian Perdagangan menyiapkan pedoman bagi penyelenggara kegiatan perdagangan untuk diterapkan pada saat kenormalan baru (new normal). Saat era new normal, para pedagang di pasar rakyat diwajibkan menggunakan masker, face shield, dan sarung tangan selama beraktivitas. Selain itu, kegiatan pasar juga hanya diperbolehkan pada pukul 06.00 hingga 11.00. Para pedagang yang diperbolehkan berjualan adalah mereka yang memiliki suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks harga perdagangan besar (IHBP) Umum Nasional mengalami deflasi sebesar 0,10% pada Mei 2020 dengan deflasi secara tahunan sebesar 0,86%.

Kepala BPS Suhariyanto menyebut deflasi tersebut terjadi pada sektor pertanian sebesar 0,95% karena beberapa komoditas pertanian mengalami penurunan harga.

“Komoditas pertanian yang mengalami penurunan harga, seperti telur ayam ras, kelapa sawit, bawang putih, bawang bombay, cabe merah, minyak goreng, gula pasar dan beras,” kata Suhariyanto dalam konferensi pers, Selasa, 2 Mei 2020.

Selain itu, beberapa sektor yang turut memengaruhi adalah sektor pertambangan dan penggalian dengan penurunan 0,73%. Sebaliknya, sektor industri justru tumbuh 0,11% dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, IHPB kontruksi mengalami inflasi 0,11 %, yang terjadi di hampir semua kelompok, seperti bangunan pekerjaan umum untuk pertanian. Adapun, menurut jenis komoditas yang mengalami pertumbuhan adalah minyak pelumas, harga kawat, dan paku.

Tidak hanya itu, secara tahun kalender dan secara tahunan, IHPB kelompok bangunan/konstruksi mengalami penurunan masing-masing negatif 0,09% dan negatif 0,58%. Pasalnya, Suhariyanto mengatakan seluruh kelompok jenis bangunan mengalami kenaikan.

Dalam kesempatan yang sama, Suhariyanto merinci bahwa inflasi Mei 2020 sebesar 0,07% secara bulanan. Sebelumnya, pada April 2020, inflasi tercatat di angka 0,08 %.

“Inflasi tahun kalender per Mei 2020 sebesar 0,90 % dan inflasi tahun ke tahun sebesar 2,19 %.”