Industri

IHSG Masih Kuat Ngegas, Saham PGAS, ADRO, DOID Potensi Cuan

  • Usai meroket 1,45% kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 8 Januari 2021 masih memiliki peluang naik. Hal itu tampak dari indikator Moving Avarage Convergence Divergence (MACD) yang menunjukkan sinyal positif.

<p>Karyawan melintas dengan latar belakang layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Karyawan melintas dengan latar belakang layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 4 Januari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA – Usai meroket 1,45% kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat, 8 Januari 2021 masih memiliki peluang naik. Hal itu tampak dari indikator Moving Avarage Convergence Divergence (MACD) yang menunjukkan sinyal positif.

Analis Binaartha Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta mengatakan, IHSG masih menunjukkan pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish berkelanjutan. Walau demikian, indikator stochastic dan relative stenght index (RSI) mulai bergerak menuju area jenuh beli.

“Sehingga (IHSG) berpeluang menuju ke resistence terdekat,” kata Nafan dalam riset hariannya, Jumat, 8 Januari 2021.

Berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistence IHSG hari ini berada di level 6.009,1-6.248,67. Dengan kemungkinan itu, Nafan merekomendasikan sejumlah saham yang layak menjadi pertimbangan hari ini.

Saham-saham itu antara lain, ASII, ASRI, ELSA, HMSP, HOKI, INDF, dan KLBF.

Setali tiga uang, Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menyebut, masih ada potensi penguatan pada laju indeks hari ini. Optimisme investor menjadi salah satu pendorong kuat pergerakan indeks.

Meski demikian, Lanjar mengingatkan bahwa kini indikator rerata 5 harian (moving avarage 5/MA 5) mulai terkonsolidasi di area fraktal resitensi 6.150. Pun demikian dengan indikator stochastic dan MACD yang menunjukkan adanya sinyal jenuh beli.

“Sehingga IHSG diperkirakan bergerak berfluktuatif pada perdagangan akhir pekan dengan menguat terbatas pada support resistance 6.088-6.180,” kata Nafan.

Adapun saham-saham yang menjadi rekomendasi Nafan hari ini adalah ADRO, BMRI, BNGA, CPIN, DOID, ICBP, INDF, ITMG, JSMR, LPPF, PGAS, SMBR, dan TOWR.