Industri

Garap Drainase Jakarta. Anak BUMN Hutama Karya Target Bangun 720 Sumur Resapan Per Bulan

  • Anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Hutama Karya (Persero), PT Hakaaston (HKA), ditugaskan membangun drainase vertikal berupa sumur resapan di sejumlah titik di DKI Jakarta. HKA menyebut pihaknya mampu membangun 720 sumur resapan per bulan.

<p>Pengerjaan sumur resapan oleh PT Hakaaston. Foto: PT Hutama Karya (Persero)</p>

Pengerjaan sumur resapan oleh PT Hakaaston. Foto: PT Hutama Karya (Persero)

(Istimewa)

JAKARTA – Anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Hutama Karya (Persero), PT Hakaaston (HKA), ditugaskan membangun drainase vertikal berupa sumur resapan di sejumlah titik di DKI Jakarta. HKA menyebut pihaknya mampu membangun 720 sumur resapan per bulan.

Sebelum melakukan pengerjaan tersebut, HKA akan membangun mock-up sumur resapan di tiga lokasi terlebih dahulu. Tiga lokasi tersebut adalah Rumah Dinas Gubernur DKI Jakarta, Rumah Dinas Sekretaris Daerah, dan Kantor Balai Kota.

“HKA berkomitmen menyukseskan program Pemprov DKI Jakarta dalam upaya pengendalian air hujan sehingga dapat mencegah terjadinya banjir di ibu kota. Ke depan, perusahaan juga siap melayani pemasangan sejumlah titik di Jakarta,” ujar Direktur Utama HKA Dindin Solakhuddin dalam siaran pers, Senin, 28 Juni 2021.

Dindin juga mengatakan produk sumur resapan yang dibuat HKA saat ini telah sesuai dengan spesifikasi dari Puslitbang Perumahan dan Permukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang terdiri dari gorong-gorong (buis) beton dan bak penampung.

“Sumur resapan dipasang setelah dilakukan survei di lokasi yang memiliki permukaan tanah rendah dan dekat dengan saluran pembuangan air,” kata Dindin.

Terdapat 3 kedalaman pemasangan sumur resapan yaitu, 3 meter (m), 4 m, dan 5 m. Masing-masing kedalaman memiliki jumlah buis berbeda yakni 5 buah untuk kedalaman 3 m, 7 buis untuk kedalaman 4 m dan 9 buis untuk kedalaman 5 m.

HKA memiliki kemampuan produksi sebanyak 120 buis beton/hari, sehingga dalam sebulan perusahaan mampu memproduksi hingga 3.600 buis beton. Jika 1 sumur butuh setidaknya 5 buis, maka HKA mampu menggarap 720 sumur per bulannya.

Pemprov DKI Jakarta berencana membangun 300.000 sumur resapan dengan anggaran Rp400 miliar pada tahun ini. Pembangunan sumur resapan ini akan dimulai di lahan-lahan milik Pemprov DKI seperti kantor pemerintahan, puskesmas, sekolah, taman, hingga jalan.

Pengerjaan yang bertujuan untuk mengendalikan banjir di Jakarta ini dilakukan mulai 2020 hingga 2022. HKA menjadi salah satu dari banyak vendor program ini. Pemprov DKI menargetkan setidaknya ada 60 sumur resapan di setiap rukun tetangga (RT).

Rinciannya, 82.020 sumur resapan dari 1.367 RT di Jakarta Pusat, 364.620 sumur resapan dari 6.077 RT di Jakarta Selatan, 311.940 sumur resapan dari 5.199 RT di Jakarta Barat, dan 428.160 sumur resapan dari 7.136 RT di Jakarta Timur.

Sementara itu, sumur resapan tidak akan dibangun di Jakarta Utara. Alasannya, kondisi geologis air di Jakarta Utara yang dangkal.

Hingga Desember 2020, tercatat baru ada 2.974 titik sumur resapan menurut data Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta. 2.974 titik ini tersebar di 777 lokasi seperti RPTRA, Gedung Pemda, Sekolah, Taman Kota dan Masjid.