SMMA dan ICBP Depak BBNI dan BRPT dari Daftar 10 Saham Berkapitalisasi Besar
- JAKARTA – Daftar 10 saham dengan kapitalisasi pasar (market capitalization) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami perubahan menutup semester I...

Issa Almawadi
Author
JAKARTA – Daftar 10 saham dengan kapitalisasi pasar (market capitalization) terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami perubahan menutup semester I 2020. Dari daftar yang ada, ada dua nama baru yakni PT Sinarmas Multiartha Tbk. (SMMA) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP).
Saham SMMA dan ICBP menggantikan posisi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) dan PT Barito Pacific Tbk. (BRPT).
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham BBNI dan BRPT yang menduduki posisi 9 dan 10 saham dengan kapitalisasi terbesar pada 2019, harus tergeser SMMA dan ICBP. Per akhir Juni 2020, kapitalisasi pasar BBNI tersisa sekitar Rp84,18 triliun, sementara BRPT Rp105,35 triliun.
Sebagai pengganti BBNI dan BRPT, saham SMMA yang naik 20,2% sepanjang semester I 2020 memiliki kapitalisasi pasar Rp117 triliun. Adapun saham ICBP yang turun 16,14% punya kapitalisasi pasar Rp109 triliun.
- Tumbuh 10 Persen, Uang Rp6.468,2 Triliun Beredar di Masyarakat
- Penghapusan Premium Perlu Intervensi Pemerintah Daerah
- Deretan Maskapai PHK Karyawan karena Pandemi COVID-19
- Hore, Bantuan Listrik Diperpanjang hingga September 2020
- PT Indoto Tirta Mulia Ekspor Alas Kaki Rp500 Juta ke Singapura
Pergeseran posisi juga dialami saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI). Keduanya bertukar posisi. Kapitalisasi pasar UNVR yang pada 2019 ada di peringkat 5, menggeser BMRI di posisi 4.
Hingga akhir Juni 2020, kapitalisasi pasar UNVR mencapai Rp301 triliun, sementara milik BMRI Rp229 triliun.
10 Saham Berkapitalisasi Besar
Jika menilik lebih jauh daftar 10 saham berkapitalisasi besar, nama-nama yang muncul masih penghuni lama.
Sebut saja PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) sebagai pemuncak saham dengan kapitalisasi terbesar di BEI. Per akhir Juni 2020, nilainya menjadi Rp695 triliun atau turun 14,81% dari posisi akhir 2019 Rp815,85 triliun.
Begitu juga saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang turun lebih dalam atau minus 31,14% dari Rp537,29 triliun menjadi Rp370 triliun.
Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga punya nasib serupa. Nilai kapitalisasi pasarnya turun 23,21% menjadi Rp302 dari posisi akhir 2019 Rp393,28 triliun.

Sebagai tambahan informasi, saham-saham berkapitalisasi besar ini menjadi tolok ukur penggerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Terlebih, total nilai kapitalisasi pasar 10 saham ini mencapai Rp2.626 triliun atau 46,2% dari kapitalisasi pasar IHSG yang mencapai Rp5.678 triliun.
