Nasional & Internasional

Semoga Bebas dari Banjir, Jokowi Resmikan Kolam Regulasi Nipa-Nipa

  • residen Joko Widodo telah meresmikan Kolam Regulasi Nipa-nipa di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Proyek PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) ini memiliki...

JAKARTA – Presiden Joko Widodo telah meresmikan Kolam Regulasi Nipa-nipa di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Proyek PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) ini memiliki total nilai proyek sebesar Rp321,8 miliar dan mulai dibangun sejak 2015 lalu.

“Alhamdulillah hari ini kita resmikan, kita operasikan, karena telah selesai dibangun selama lima tahun yaitu Kolam Regulasi Nipa-nipa. Ini adalah kolam untuk pengaturan air, pengaturan terutama banjir dan genangan yang ada di Kota Makassar,” ujar Presiden dalam sambutannya, Kamis, 18 Maret 2021.

Kolam Regulasi Nipa-nipa merupakan kolam untuk tampungan luapan air dari sungai dan laut. Kolam ini memiliki luas sebesar 84 hektare dengan kapasitas maksimal mencapai 3,58 juta meter kubik. Daya tampung normal air di dalamnya sebesar 2,74 meter kubik. Proyek ini dikerjakan sejak 2015 hingga 2019 lalu, dengan masa perawatan satu tahun.

Dalam keterbukaan informasi ADHI di Bursa Efek Indonesia, disebutkan bangunan ini terdiri atas kolam regulasi, bangunan pelimpah (spillway), stasiun pompa, sluiceway, tanggul keliling, jembatan syphon, hingga area taman untuk rekreasi.

Direncanakan, kolam ini mampu menjadi tempat penyimpanan air sementara waktu selama terjadi puncak banjir melalui kolam regulasi. Setelah itu, bangunan pelimpah mengalirkannya kembali ke hilir Sungai Tallo melalui stasiun pompa.

“Kota Makassar kita harapkan dapat bebas dari genangan dan banjir, bebas dari air yang biasanya meluap dari DAS (daerah aliran sungai) Tallo ini karena sekarang diatur dan dikendalikan oleh kolam regulasi di Nipa-nipa ini,” tambah Jokowi.

Dirinya juga menyampaikan dengan luas yang hampir mirip dengan waduk, kolam yang berlokasi di tiga wilayah yaitu di Kabupaten Maros, di Kota Makassar, dan di Kabupaten Gowa ini diharapkan dapat mengurangi banjir hingga 45 persen.