Rekomendasi Saham OmFin Pekan Ketiga Desember: ADMF, BBCA, ERAA, MEDC
- CEO Finvesol Consulting Fendy Susianto kembali merekomendasikan empat saham potensi cuan pekan ini (14-18 Desember 2020). Saham pertama yang...

Fajar Yusuf Rasdianto
Author
JAKARTA – CEO Finvesol Consulting Fendy Susianto kembali merekomendasikan empat saham potensi cuan pekan ini (14-18 Desember 2020). Saham pertama yang direkomendasikan Fendy adalah PT Adira Dinamika Multi Financial Tbk (ADMF).
Fendy merekomendasikan beli saham ADMF di kisaran harga Rp8.650-Rp8.750 per lembar dengan cut loss level Rp8.400 dan target jual Rp9.400-Rp9.800. Kemudian, saham kedua yang direkomendasikan Fendy adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).
“Rekomendasi beli OmFin pada harga Rp33.000-Rp33.675 stop (cut) loss level di Rp32.500 dan target jual Rp34.500-Rp35.000,” tutur Fendy yang juga merupakan host podcast Channel OmFin di TrenAsia.com, Minggu, 13 Desember 2020.
- Berkah Ekonomi RI Bikin IHSG Merekah, OmFin Rekomendasi Saham ELSA, BBKP, dan DOID
- OmFin Rekomendasi Saham TOWR, ADHI, dan ADRO Saat Investor Domestik Pede Dorong Reli IHSG
- Rekomendasi Saham OmFin Februari: INKP, TKIM, dan LSIP Potensi Cuan Saat IHSG Bearish
Ketiga, OmFin merekomendasikan saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). Rekomendasi beli saham ERAA di kisaran Rp1.900-Rp1.945 per lembar dengan cut loss level Rp1.800 dan target jual Rp2.200-Rp2.300.
Terakhir, Fendy merekomendasikan saham PT Medco Energi International Tbk (MEDC). “Rekomendasi saham beli Rp600-Rp630 dengan stop (cut) loss level Rp570 dan target jual Rp750-Rp800,” ungkap Fendy.
Review
Pekan lalu (7-11 Desember 2020), Fendy merekomendasikan tiga saham potensi cuan. Saham-saham itu, antara lain; PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR), dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP).
Dalam riset mingguannya, Fendy merekomendasikan beli saham AKRA di level Rp3.040-Rp3.110 dengan cut loss Rp3.000 dan target jual Rp3.600 per lembar. Hingga akhir pekan Jumat, 11 Desember 2020, ditutup pada level Rp3.320 per lembar.
“Sehingga running profit sudah 6.07%. Kalau kita lihat di harga tertinggi sepekan sudah sampai Rp3.430 dengan running profit 9,85%,” kata Fendy.
- Usai Bikin Warga Kaya Mendadak, Pertamina Segera Bersihkan Lahan Proyek GRR Tuban
- Harga Emas Antam Hari Ini: Awal Pekan Dibuka Stagnan
- Pemerintah Bidik Rp12 Triliun dari Lelang Kedua Sukuk Negara Februari Ini
Sementara saham SMDR, merekomendasikan beli di kisaran level Rp300-Rp310 dengan cut loss Rp285 dan target jual Rp360 per lembar. Hingga akhir pekan, saham SMDR ditutup pada level Rp334 per lembar.
Artinya, cuan pada akhir pekan itu sudah menyentuh 11,3%. Sedangkan jika dilihat pada harga tertinggi di level Rp342 per lembar, profit SMDR memiliki profit sebesar 14%.
Terakhir INKP, Fendy rekomendasi beli di level Rp9.450-Rp9.525 dan cut loss di Rp9.200 dengan target jual Rp10.500 per lembar. Ssampai akhir pekan, saha INKP ditutup di harga Rp10.700 per lembar.
“Sehingga kita sudah profit di harga 12,34%. Meskipun di level tertingginya di Rp11.275 di alias profit 18,37%,” pungkas Fendy.
