Pertama Kalinya dalam 4 Tahun, Laba Raksasa Otomotif Toyota Turun
- TOKYO - Toyota Motor Corp resmi membuat pernyataan pada Rabu (10/5/2023), bahwa laba bersihnya turun 14% pada tahun fiskal 2022 dari tahun sebelumnya menjadi 2,

Rumpi Rahayu
Author
TOKYO - Toyota Motor Corp resmi membuat pernyataan pada Rabu, 10 Meib2023, bahwa laba bersihnya turun 14% pada tahun fiskal 2022 dari tahun sebelumnya menjadi 2,45 triliun yen (US$18 miliar). Penurunan ini terjadi untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir dan disebut karena kenaikan biaya material.
Perusahaan ini baru saja mengalami pergantian kepemimpinan pertama kali dalam 14 tahun. Akio Toyoda, yang merupakan presiden dari Toyota digantikan oleh Koji Sato, mantan kepala divisi Lexus karena ingin mempercepat usahanya dalam pengembangan kendaraan listrik.
- Tren Istilah: Apa itu IUPK dan Bedanya dengan IUP
- Dorong Pertumbuhan Bisnis, Humpuss Intermoda (HITS) Tambah Satu Kapal Tanker
- Ditemukan oleh Kuda Alexander The Great, Kenapa Garam Himalaya Berwarna Pink?
- Ada Katalis Positif Spin-Off Indihome ke Telkomsel, Saham TLKM Dikerek Naik
"Kami menyadari masih ada ruang untuk perbaikan meskipun keadaan menantang" kata Sato pada konferensi pers setelah rilis laba.
"Kami akan meningkatkan resistensi kami terhadap faktor-faktor yang berfluktuasi seperti biaya material dan valuta asing," tambahnya seperti dikutip TrenAsia dari laman resmi Bangkok Pos pada Rabu, 10 Mei 2023.
Meningkatnya biaya unyuk baja dan alumunium menekan laba operasi Toyota sebesar 1,55 triliun yen. Meskipun begitu, ada efek positif dari penurunan yen dan penjualan secara cepat di Jepang dan pasar Asia lainnya yang mampu membantu mengurangi dampak penurunan laba ini.
Untuk tahun bisnis saat ini hingga Maret mendatang, Toyota memperkirakan laba bersih naik 5,2% menjadi 2,58 triliun yen. Laba operasional diproyeksikan naik 10,1% ke rekor 3 triliun yen pada penjualan rekor 3,8 triliun yen naik 2,3%.

Ananda Astri Dianka
Editor
