OMFin Channel

IHSG Lanjut Bullish di Awal Pekan? Saham CTRA, MNCN, dan ASII Patut Dicermati

  • IHSG Lanjut Bullish di Awal Pekan? Saham CTRA, MNCN, dan ASII Patut Dicermati JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatan
<p>Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Senin, 27 Juli 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri lajunya di zona hijau pada perdagangan Senin, 27 Juli 2020. Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan penguatan IHSG hari ini utamanya disebabkan oleh apresiasi pasar terhadap penguatan harga emas dunia sehingga indeks ikut bergelora. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Senin, 27 Juli 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri lajunya di zona hijau pada perdagangan Senin, 27 Juli 2020. Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan penguatan IHSG hari ini utamanya disebabkan oleh apresiasi pasar terhadap penguatan harga emas dunia sehingga indeks ikut bergelora. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatan alias bullish pada perdagangan Senin, 21 Februari 2022 setelah menembus level tertingginya pada perdagangan akhir pekan lalu.

Analis Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christoper Jordan mengatakan bahwa indeks komposit akan melanjutkan reli di tengah lesunya pergerakan bursa global akibat tingginya tensi antara Rusia dan Ukraina. 

Menurutnya, ketegangan geopolitik antar kedua negara ini akan masih menjadi perhatian investor pada awal pekan ini. Di sisi lain, ia melihat minimnya sentimen bagi pasar modal Indonesia akan berlanjut pada hari ini.

Namun, secara teknikal IHSG menunjukkan penguatan dengan rentang pergerakan pada 6.836 – 6.780 untuk level support. Sedangkan, level resistance berada pada kisaran 6.923 hingga 6.954. 

"Candlestick membentuk higher high dan higher low dengan stochastic yang membentuk golden cross mengindikasikan masih ada potensi penguatan," papar dia melalui riset yang dikutip Senin, 21 Februari 2022.

Berdasarkan data yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG tumbuh 1,13% selama sepekan (14 – 18 Februari 2022) menuju level 6.892,82. Ini merupakan capaian rekor tertinggi baru yang dicatatkan oleh IHSG.

Sejalan dengan hal tersebut, kapitalisasi pasar Bursa turut mencapai rekor tertingginya, yaitu senilai Rp8.695,70 triliun, naik 1,26% dari Rp8.587,78 triliun pada pekan lalu. Sedangkan, investor asing membukukan beli bersih (net buy) sebesar Rp19,18 triliun sepanjang tahun berjalan.

Di sisi lain, rata-rata frekuensi transaksi Bursa turun hingga 6,86% menjadi 1.459.269 transaksi dari 1.566.668 transaksi selama sepekan lalu. Rata-rata nilai transaksi harian Bursa juga anjlok 8,57% menjadi Rp12,43 triliun dari Rp13,60 triliun pada pekan sebelumnya.

Tak hanya itu, penurunan signifikan turut dicatatkan pada rata-rata volume transaksi harian Bursa yang selama sepekan terkoreksi 9,31% menjadi 23,825 miliar saham dari 26,272 miliar saham pada penutupan pekan sebelumnya.

 

Rekomendasi Saham

 

CTRA

Breakout resistance dengan volume yang cukup tinggi berpotensi Kembali menguat. Target harga/Entry Level/Stop Loss ditingkatkan. Investor bisa masuk ke saham ini di harga Rp 990 - Rp 1.010 per saham. Stop loss di Rp 975 per saham. Target harganya berada di Rp 1.050-Rp 1.070 per saham.

 

MNCN

Mengalami koreksi namun masih tertahan di sekitar support tren konsolidasi jangka pendek. Analis menyarankan masuk di harga Rp 910-Rp 930 per saham. Stop loss di Rp 900 per saham. Target harganya di Rp 980-Rp 1000 per saham. 

 

ASII

Menguat setelah rebound di area support dengan stochastic membentuk goldencross mengindikasikan potensi penguatan. Investor disarankan masuk di harga Rp 5.475-Rp 5.550 per saham. Stop loss di Rp 5.400 per saham. Sementara itu, target harganya di kisaran Rp 5.650-Rp 5.725 per saham.