IHSG Bullish, Analis Jagokan AKRA, MEDC, PGEO
- Tim Analis Bareksa merekomendasikan saham AKRA, MEDC, dan PGEO untuk trading di tengah tren bullish IHSG yang masih bertahan di level tertinggi.

Ananda Astri Dianka
Author


JAKARTA, TRENASIA – Tim Analis Bareksa merekomendasikan saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) sebagai pilihan trading pada perdagangan Senin, 19 Januari 2026. Rekomendasi ini disampaikan di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih berada dalam tren bullish kuat setelah mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa.
Pada penutupan perdagangan Kamis (15/1/2026), IHSG menguat 43 poin atau 0,47% ke level 9.075. Sepanjang sesi, indeks sempat bergerak di kisaran 9.040 hingga menembus 9.100 secara intraday. Saham-saham perbankan besar seperti BBRI dan BMRI, serta DSSA, menjadi motor utama penguatan indeks.
Bareksa menilai secara teknikal IHSG masih berada dalam fase penguatan yang solid. Meski indikator jangka pendek menunjukkan kondisi jenuh beli (overbought) yang berpotensi memicu pergerakan mendatar atau koreksi ringan, peluang kenaikan lanjutan dinilai tetap terbuka selama IHSG mampu bertahan di atas level support 8.715. Target psikologis berikutnya berada di area 9.200 hingga 9.400.
Tabel: Rekomendasi Saham
| Stock Pick (Rp) | AKRA | MEDC | PGEO |
|---|---|---|---|
| Last Price | 1.250 | 1.460 | 1.300 |
| Recommendation | Trading Buy | Trading Buy | Trading Buy |
| Entry Range | 1.235 | 1.440 | 1.275 |
| 1.250 | 1.460 | 1.300 | |
| Target Price (TP) 1 | 1.290 | 1.515 | 1.335 |
| Target Price (TP) 2 | 1.305 | 1.550 | 1.350 |
| Stop Loss | 1.200 | 1.400 | 1.235 |
Sumber: Tim Analis Bareksa, last price per 15/1/2026
Rekomendasi Saham Pilihan
Untuk saham AKRA, Bareksa merekomendasikan beli untuk trading pada rentang harga Rp1.235–Rp1.250. Pada perdagangan terakhir, saham emiten rantai pasok dan distribusi migas ini ditutup menguat 0,4% di level Rp1.250. Target ambil untung AKRA dipasang di Rp1.290 dan Rp1.305, dengan batas kerugian (stop loss) di Rp1.200.
Sementara itu, saham MEDC direkomendasikan beli untuk trading di kisaran Rp1.440–Rp1.460. Saham emiten eksplorasi dan produksi migas ini pada perdagangan sebelumnya melemah 1,35% ke level Rp1.460. Bareksa menetapkan target ambil untung MEDC di Rp1.515 dan Rp1.550, serta stop loss di Rp1.400.
Adapun saham PGEO direkomendasikan beli untuk trading di rentang Rp1.275–Rp1.300. Saham anak usaha Pertamina yang bergerak di sektor panas bumi ini ditutup menguat 3,17% ke level Rp1.300. Target ambil untung PGEO berada di Rp1.335 dan Rp1.350, dengan stop loss di Rp1.235.
Bareksa menyimpulkan, di tengah tren naik IHSG yang masih terjaga, strategi trading jangka pendek tetap menarik dengan tetap memperhatikan manajemen risiko, terutama di tengah potensi volatilitas akibat kondisi pasar yang sudah berada di level tinggi.

Ananda Astri Dianka
Editor
