IHSG Bertenaga Hari Ini, Saham AKRA hingga MEDC Layak Dicermati
- Tim Analis MNC Sekuritas memperkirakan, saat ini IHSG sudah berada di akhir wave [a] dari wave B. Dengan demikian, ruang penguatan diperkirakan akan terbatas untuk menguji area resistance di 6.709–6.784 sebelum rawan terkoreksi ke rentang support 6.333–6.571.

Ananda Astri Dianka
Author


JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan penguatan secara terbatas pada perdagangan hari ini, setelah pada penutupan sebelumnya IHSG menguat 0,99% ke level 6.679. Penguatan ini disertai dengan volume pembelian yang mulai meningkat, serta posisi IHSG yang masih bertahan di atas Moving Average 60 (M60).
Tim Analis MNC Sekuritas memperkirakan, saat ini IHSG sudah berada di akhir wave [a] dari wave B. Dengan demikian, ruang penguatan diperkirakan akan terbatas untuk menguji area resistance di 6.709–6.784 sebelum rawan terkoreksi ke rentang support 6.333–6.571.
“Level support IHSG diperkirakan berada di 6.373 dan 6.148, sementara resistance di 6.707 dan 6.877,” tulis Tim Analis MNC Sekuritas dalam risetnya, Senin 28 April 2025.
Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Hari Ini
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk strategi Buy on Weakness maupun Speculative Buy, antara lain:
1. AKRA — Buy on Weakness
AKRA terkoreksi 0,84% ke 1.185. Diperkirakan berada dalam wave (iv) dari wave [c], sehingga berpeluang melanjutkan koreksi jangka pendek. Area akumulasi direkomendasikan di 1.140–1.160, dengan target harga di 1.230 dan 1.270. Stoploss disarankan di bawah 1.120.
2. BRIS — Buy on Weakness
BRIS menguat 1,81% ke 2.810 dan masih berada di atas MA200. Diperkirakan saat ini dalam fase wave [iv] dari wave 3, sehingga potensi koreksi tetap terbuka. Area beli di 2.560–2.740, target harga 2.900 dan 3.120, serta stoploss di bawah 2.370.
3. BRPT — Buy on Weakness
BRPT melemah 1,96% ke 750. Diprediksi berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c], dengan risiko koreksi lanjutan. Area akumulasi di 715–730, target harga 795 dan 835, dengan stoploss di bawah 675.
4. MEDC — Speculative Buy
MEDC turun 1,40% ke 1.060. Pada skenario terbaik, koreksi yang terjadi diperkirakan terbatas sebagai bagian dari wave iv dari wave (a). Rekomendasi beli spekulatif di 995–1.045, target harga 1.120 dan 1.150, serta stoploss di bawah 910.
Kinerja Pasar Sepekan
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), perdagangan saham selama sepekan pada periode 21–25 April 2025 ditutup bervariasi. Peningkatan tertinggi terjadi pada kapitalisasi pasar BEI sebesar 3,97% menjadi Rp11.561 triliun dari Rp11.120 triliun pada sepekan sebelumnya.
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami peningkatan sebesar 3,74%, yaitu ditutup pada level 6.678,915 dari 6.438,269 pada penutupan pekan lalu. Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini mengalami perubahan, yaitu sebesar 4,88%, menjadi 1,11 juta kali transaksi dari 1,17 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Perubahan turut terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian BEI selama sepekan, yaitu sebesar 24,02% menjadi Rp11,06 triliun dari Rp14,56 triliun pada pekan sebelumnya. Kemudian rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini turut mengalami perubahan, yaitu sebesar 19,09% menjadi 18,23 miliar lembar saham dari 22,54 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Investor asing (25/4) mencatatkan nilai beli bersih Rp173,18 miliar dan sepanjang tahun 2025 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp50,70 triliun.

Ananda Astri Dianka
Editor
