Kolom & Foto

Gandeng UI, Kredivo Rilis Laporan Dampak Sosial dan Ekonomi

  • Kredivo Group bersama Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) menyusun Laporan Dampak Sosial dan Ekonomi Kredivo.
Peluncuran Laporan Kredivo - Panji 2.jpg
Wakil Kepala Bidang Penelitian dan Pelatihan Lembaga Demografi FEB UI Paksi Walandouw memaparkan hasil studi disela-sela acara Peluncuran Laporan Dampak Sosial dan Ekonomi Kredivo di Jakarta. Studi ini memperlihatkan bagaimana akses kredit yang dibuka Kredivo Group mendorong pemanfaatan kredit yang lebih produktif, perilaku peminjaman yang bertanggung jawab, serta pemberdayaan UMKM. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia)

JAKARTA, TRENASIA.ID--Setelah satu dekade beroperasi di Indonesia, Kredivo Group melalui flagship produknya, Kredivo, telah menunjukkan bahwa layanan kredit digital tidak hanya memperluas akses terhadap kredit formal, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi yang nyata. 

Untuk melihat lebih jauh dampak tersebut, Kredivo Group bersama Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) menyusun Laporan Dampak Sosial dan Ekonomi Kredivo. 

Studi tersebut menunjukkan bahwa akses kredit yang dibuka Kredivo melalui layanan PayLater dan Pinjaman Tunai (dari KrediFazz) turut mendorong pemanfaatan kredit yang lebih produktif, perilaku peminjaman yang bertanggung jawab, serta pemberdayaan UMKM. 

Studi bersama LD FEB UI menunjukkan kontribusi industri kredit digital kini tidak hanya diukur dari besarnya penyaluran kredit, tetapi juga dari dampak sosial dan ekonomi yang dihasilkan. 

Studi menunjukkan Kredivo membantu menjembatani kesenjangan akses kredit formal. Pada 2025, jumlah pengguna yang memperoleh akses kredit pertama melalui Kredivo meningkat 10 kali lipat dibandingkan 2019. 

Dari temuan tersebut, 48% di antaranya perempuan dan 57% berusia di bawah 30 tahun, yaitu dua kelompok yang secara historis sulit terjangkau layanan kredit karena minimnya riwayat keuangan. 

Foto : Panji Asmoro/TrenAsia