Cuci Muka Harus Dua Kali Sehari? Ahli Ungkap Waktu yang Tepat
- Dokter kulit menjelaskan frekuensi ideal mencuci wajah, waktu terbaik melakukannya, serta cara menyesuaikan rutinitas dengan aktivitas sehari-hari.

Muhammad Imam Hatami
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Mencuci wajah menjadi salah satu langkah dasar dalam perawatan kulit. Namun, masih banyak orang yang bertanya-tanya apakah wajah harus dibersihkan dua kali sehari, yakni pada pagi dan malam hari, untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit.
Dilansir laman Antara, Dokter spesialis kulit Jon Kibbie, MD, asisten profesor dermatologi di University of Colorado Anschutz School of Medicine, mengatakan sebagian besar orang dapat mencuci wajah satu hingga dua kali sehari. Frekuensi tersebut dapat disesuaikan dengan aktivitas dan kebutuhan kulit masing-masing.
Mencuci wajah pada pagi dan malam hari merupakan pilihan praktis untuk menjaga kebersihan kulit. Meski demikian, tidak ada satu aturan waktu yang mutlak harus diikuti semua orang.
Menurut Kibbie, mencuci wajah saat mandi pagi atau setelah mandi tidak menunjukkan perbedaan berarti. Karena itu, seseorang dapat menyesuaikan waktu membersihkan wajah dengan kebiasaan hariannya tanpa harus terpaku pada urutan tertentu.
Baca juga : Jejak Bisnis Elaine Low, Taipan Singapura Pewaris Saham BYAN
Hal yang lebih penting adalah memastikan wajah dibersihkan sesuai kebutuhan, terutama setelah melakukan aktivitas yang membuat kulit berkeringat atau menghasilkan minyak berlebih.
Bagi orang yang berolahraga atau banyak berkeringat pada siang hari, rutinitas mencuci wajah dapat disesuaikan untuk membantu menghilangkan keringat dan minyak yang menumpuk. Dengan begitu, frekuensi mencuci wajah tidak hanya ditentukan oleh jadwal pagi dan malam, tetapi juga kondisi kulit sepanjang hari.
Kapan Waktu Terbaik Mencuci Wajah?
Jika hanya memiliki waktu untuk mencuci wajah sekali sehari, Kibbie menyarankan agar rutinitas tersebut diprioritaskan pada malam hari, terutama bagi orang yang kesulitan melakukannya setiap pagi.
Mencuci wajah pada malam hari juga relevan bagi pengguna produk perawatan kulit sebelum tidur. Kibbie menyarankan agar wajah dibersihkan lebih dekat dengan waktu tidur sehingga rangkaian perawatan malam, termasuk penggunaan retinoid, dapat dilakukan setelahnya.
Baca juga : Laba BUMN Naik Rp33,4 Triliun, Akselerasi Investasi Danantara
Kebiasaan tersebut membantu seseorang menyesuaikan pembersihan wajah dengan rangkaian perawatan kulit yang dijalani. Namun, waktu yang tepat tetap bergantung pada aktivitas dan kebutuhan masing-masing individu.
Pada akhirnya, mencuci wajah dua kali sehari bukanlah aturan mutlak yang harus diterapkan oleh semua orang. Frekuensi satu hingga dua kali sehari dapat menjadi acuan umum, dengan penyesuaian berdasarkan aktivitas, produksi minyak, keringat, dan rutinitas perawatan kulit.
Konsistensi menjaga kebersihan wajah serta menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan kulit menjadi hal yang lebih penting daripada sekadar mengikuti jadwal yang sama dengan orang lain.

Chrisna Chanis Cara
Editor
