Buyback Emas Antam Sentuh Level Terendah Sejak 2024
- Update emas Antam 25 Juni 2026: harga jual diam di Rp2.655.000, buyback Rp2.320.000 ambruk Rp52.000, spread Rp335.000 per gram jadi yang terlebar sepanjang tahun ini.

Chrisna Chanis Cara
Author


Replika emas logam mulia di Butik Emas LM ANTAM, Kebun Sirih, Jakarta, Senin, 12 Oktober 2020. Harga emas pada perdagangan hari ini mengalami penurunan seiring dengan aksi ambil untung setelah naik tajam pada perdagangan sebelumnya. Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas ukuran 1 gram berada di level Rp1.017.000, turun Rp2.000. Sementara untuk harga emas Antam cetakan terkecil yakni 0,5 gram dibanderol dengan harga Rp Rp538.500, turun Rp1.000 dibandingkan dengan kemarin. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) tidak bergerak dan tetap di level Rp2.655.000 per gram, Kamis, 25 Juni 2026.
Adapun harga buyback oleh Logam Mulia turun Rp52.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.372.000 menjadi Rp2.320.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp335.000 per gram.
Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Kamis, 25 Juni 2026.
Ukuran Harga
0,5 gram Rp1.377.500
1 gram Rp2.655.000
5 gram Rp13.050.000
10 gram Rp26.045.000
25 gram Rp64.987.000
50 gram Rp129.895.000
100 gram Rp259.712.000
250 gram Rp649.015.000
500 gram Rp1.297.820.000
1.000 gram Rp2.595.600.000
Sumber: Logam Mulia, 25 Juni 2026, pukul 08.45 WIB
Insight TrenAsia
Spread Rp335.000, Rekor Tertinggi Sepanjang 2026
Harga jual stagnan sementara buyback anjlok Rp52.000 menjadi Rp2.320.000 per gram. (Kontan) Spread Rp335.000 adalah yang tertinggi yang pernah tercatat sepanjang 2026, melampaui rekor sebelumnya di Rp294.000 pada 11 Juni 2026.
Dalam bahasa sederhana: jika kamu beli emas pagi ini di Rp2.655.000 lalu terpaksa jual siang ini, kamu langsung rugi Rp335.000 per gram atau sekitar 12,6% — sebelum memperhitungkan pajak transaksi.
Spread selebar ini bukan sekadar angka teknis, ini sinyal bahwa Logam Mulia sedang sangat berhati-hati dalam menyerap pasokan jual balik di tengah ketidakpastian arah harga yang tinggi.
Buyback di Level Terendah Sejak 2024, Harga Jual Stagnan Dua Hari
Investor yang membeli emas pada 18 Juni 2026 di Rp2.703.000 kini merugi 14,17%, sementara yang masuk pada 25 Mei 2026 di Rp2.803.000 merugi 17,23%. Buyback Rp2.320.000 adalah level yang belum pernah terlihat sejak setidaknya 2024 — hampir dua tahun ke belakang.
Sementara harga jual stagnan di Rp2.655.000 untuk dua hari berturut, buyback sudah turun Rp88.000 hanya dalam dua hari terakhir. Divergensi yang sangat lebar antara harga jual dan buyback ini jarang terjadi dan biasanya mencerminkan tekanan jual dari pemegang emas yang sangat besar di pasar.
Rupiah Melemah Enam Hari Beruntun, Emas Global Juga Terkoreksi
Rupiah pagi ini ditransaksikan di Rp17.976 per dolar AS, melemah 24 poin dari posisi sebelumnya. (Market) Pelemahan rupiah enam hari berturut seharusnya menopang harga emas domestik lewat efek konversi, tapi harga jual yang stagnan menunjukkan tekanan dari pasar global lebih dominan.
Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus turun 0,2% menjadi USD4.001,6 per ons (Market) — pertama kalinya harga emas global mendekati kembali level USD4.000 setelah sempat berada jauh di atasnya.
Jika level USD4.000 ditembus ke bawah, tekanan pada harga emas Antam bisa semakin dalam pekan depan dan berpotensi membawa harga jual menembus Rp2.630.000.

Chrisna Chanis Cara
Editor
