Analisis dan Insight Harga Emas Hari Ini 5 Juni 2026
- Update emas Antam 5 Juni 2026: naik Rp11.000 ke Rp2.770.000, buyback Rp2.583.000 naik Rp12.000, spread Rp187.000 tersempit sejak awal April 2026.

Chrisna Chanis Cara
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID — Harga emas batangan di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) naik Rp11.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.759.000 menjadi Rp2.770.000, Jumat, 5 Juni 2026.
Adapun harga buyback oleh Logam Mulia naik lebih tinggi, sebesar Rp12.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.571.000 menjadi Rp2.583.000. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp187.000 per gram.
Berikut daftar harga emas Antam hari ini, Jumat, 5 Juni 2026.
| Ukuran | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.435.000 |
| 1 gram | Rp2.770.000 |
| 2 gram | Rp5.490.000 |
| 3 gram | Rp8.210.000 |
| 5 gram | Rp13.625.000 |
| 10 gram | Rp27.185.000 |
| 25 gram | Rp67.837.000 |
| 50 gram | Rp135.595.000 |
| 100 gram | Rp271.112.000 |
| 250 gram | Rp677.515.000 |
| 500 gram | Rp1.354.820.000 |
| 1.000 gram | Rp2.709.600.000 |
Sumber: Logam Mulia, 5 Juni 2026
Insight TrenAsia
Spread Rp187.000, Tersempit Sepanjang April hingga Juni 2026
Buyback naik Rp12.000 sementara harga jual hanya naik Rp11.000 — selisih Rp1.000 yang kembali menyempitkan spread ke Rp187.000. Ini level tersempit yang tercatat sejak setidaknya awal April 2026, lebih rendah dari Rp188.000 kemarin yang sebelumnya sudah menjadi rekor baru.
Bagi pemegang emas yang ingin menjual, dua hari terakhir adalah momen terbaik dalam lebih dari dua bulan terakhir. Dari harga beli hari ini, break-even tercapai setelah kenaikan sekitar 6,7%.
Rebound Tipis Setelah Lima Hari Beruntun Merah
Kenaikan Rp11.000 hari ini memutus rangkaian penurunan lima hari berturut sejak Senin, 1 Juni 2026. Dalam lima hari itu, harga emas Antam turun dari Rp2.799.000 ke Rp2.759.000 — koreksi Rp40.000 per gram.
Kenaikan hari ini baru menutup sekitar 27% dari total koreksi tersebut. Dari puncak Mei di Rp2.859.000 pada 12 Mei 2026, jarak masih Rp89.000 per gram atau sekitar 3,2% yang perlu ditempuh sebelum harga menyamai level tertinggi bulan lalu.
Rilis NFP AS Malam Ini Penentu Arah Pekan Depan
Penguatan tipis hari ini terjadi menjelang rilis data Non-Farm Payroll (NFP) AS malam ini waktu Indonesia. Data tenaga kerja AS ini adalah salah satu indikator yang paling ditunggu pasar karena langsung memengaruhi ekspektasi arah suku bunga The Fed.
Jika penambahan lapangan kerja lebih lemah dari konsensus pasar, ekspektasi pemangkasan suku bunga September 2026 akan menguat, dolar AS tertekan, dan emas berpeluang membuka pekan depan dengan kenaikan lebih besar.
Sebaliknya, data yang kuat bisa membalik momentum dan kembali menekan harga ke bawah Rp2.760.000. Di sisi domestik, stabilisasi rupiah dan pemulihan IHSG dari level 5.900 akan menjadi faktor tambahan yang perlu dicermati.

Chrisna Chanis Cara
Editor
