Tren Ekbis

426 Ribu Agen Mekaar Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan BRI Group

  • BRILink Agen Mekaar capai 426 ribu agen dengan transaksi Rp3,52 triliun, dorong inklusi keuangan hingga komunitas.
WhatsApp Image 2026-04-25 at 19.14.39.jpeg
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani terus memperkuat ekosistem Holding Ultra Mikro (UMi) untuk memperluas inklusi keuangan hingga ke level komunitas. (BRI)

JAKARTA, TRENASIA.ID--PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani terus memperkuat ekosistem Holding Ultra Mikro (UMi) untuk memperluas inklusi keuangan hingga ke level komunitas.

Salah satu penggerak utamanya datang dari jaringan BRILink Agen Mekaar yang kini tumbuh pesat. Hingga Maret 2026, jumlah agen tercatat mencapai 426 ribu, dengan total 2,68 juta transaksi dan volume mencapai Rp3,52 triliun. Angka ini menunjukkan layanan keuangan berbasis komunitas semakin relevan dan digunakan luas oleh masyarakat.

BRILink Agen Mekaar berasal dari nasabah program Mekaar yang dijalankan PNM, dengan fokus pemberdayaan perempuan prasejahtera melalui pembiayaan kelompok. Dalam ekosistem ini, ketua kelompok didorong menjadi agen layanan keuangan di lingkungannya.

Mereka melayani berbagai kebutuhan dasar, seperti:

  • Transfer dan tarik tunai
  • Pembayaran tagihan
  • Akses layanan perbankan sederhana

Model ini membuat layanan keuangan hadir lebih dekat, tanpa harus bergantung pada kantor cabang.

Dari Tambahan Penghasilan ke Peran Ekonomi

Selain memperluas akses, skema ini juga membuka peluang ekonomi baru. Agen mendapatkan tambahan penghasilan dari sharing fee transaksi, sekaligus berperan sebagai penggerak ekonomi lokal.

Dampaknya tidak hanya ke individu, tetapi juga ke komunitas:

  • Masyarakat lebih mudah mengakses layanan keuangan
  • Perputaran uang di tingkat lokal meningkat
  • Literasi keuangan tumbuh dari komunitas

Transformasi: Dari Agen ke “Lifestyle Micro Provider”

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menegaskan peran agen kini tidak lagi sekadar perpanjangan layanan transaksi.

“BRI membangun ekosistem berbasis sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai agen layanan keuangan. Peran BRILink Agen Mekaar kini berkembang menjadi lifestyle micro provider yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, inisiatif ini turut mendorong pembukaan rekening Simpedes UMi secara masif serta mempercepat proses naik kelas bagi sekitar 1,4 juta debitur PNM sepanjang 2025.

Kenapa Ini Penting?

Masalah utama inklusi keuangan di Indonesia adalah akses, terutama di wilayah non-perkotaan. Model BRILink Agen Mekaar menjawab gap tersebut dengan pendekatan berbasis komunitas.

Dampak strategisnya:

  • Menjangkau segmen unbankable
  • Menekan biaya distribusi layanan keuangan
  • Mempercepat transformasi ekonomi mikro

Program ini juga selaras dengan agenda pembangunan berbasis desa dan penguatan ekonomi akar rumput.

Dengan 426 ribu agen, BRILink Agen Mekaar bukan sekadar jaringan layanan, tetapi sudah menjadi infrastruktur sosial-ekonomi baru. Ketika layanan keuangan hadir di tengah komunitas, inklusi tidak lagi sekadar program, tetapi menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat.