Industri

PLN Pasok 1 Juta VA Listrik untuk Sentra Vaksinasi di Senayan

  • PLN menggunakan power bank jumbo untuk memasok listrik ke Sentra Vaksinasi COVID-19 di Senayan Jakarta.

<p>Petugas menyuntikkan vaksin kepada tenaga pendidikan saat vaksinasi tahap II untuk tenaga pendidik, guru, dan dosen di SMA Negeri 70 Jakarta, Rabu, 24 Februari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Petugas menyuntikkan vaksin kepada tenaga pendidikan saat vaksinasi tahap II untuk tenaga pendidik, guru, dan dosen di SMA Negeri 70 Jakarta, Rabu, 24 Februari 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

(Istimewa)

JAKARTA – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN menggunakan power bank sebesar satu juta Volt Ampere (VA) untuk memasok listrik di Sentra Vaksinasi Senayan, Jakarta.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Doddy B Pangaribuan mengungkapkan pasokan listrik ini diberikan untuk mendukung program vaksinasi yang gencar dilakukan oleh pemerintah.

“Perlengkapan pendukung dan tempat penyimpanan vaksin, membutuhkan energi listrik yang cukup dan andal,” ungkapnya, dalam keterangan tertulis, Senin, 22 Maret 2021.

Khusus untuk lemari pendingin penyimpanan vaksin saja, kata dia, PLN memasok listrik ekstra dengan menggunakan Uninterruptible Power Supply (UPS) sebesar 30.000 VA.

Doddy menjelaskan secara total pasokan listrik untuk sentra vaksinasi terdiri dari tiga lapis. Sumbernya berasal dari cadangan gardu induk 150 bertegangan kilo Volt (kV) dan gardu distribusi 20 kV yang berbeda.

Menurutnya, apabila pasokan utama mengalami gangguan, maka listrik akan dialihkan ke pasokan cadangan.

“Kami menyediakan pasokan berlapis yang tidak hanya berasal dari satu sistem yang sama, tapi juga dari sistem lain,” tambahnya.

Selain Sentra Vaksinasi di Senayan, Jakarta, PLN juga memasok listrik di lokasi vaksinasi lain, yakni Kementerian Kesehatan di Jalan Hang Jebat, Jakarta Selatan.

Doddy pun menegaskan, perseroan juga siap untuk menambah pasokan listrik di rumah sakit (RS) rujukan COVID-19 maupun tempat isolasi, seperti Wisma Atlet dan hotel yang ditunjuk oleh pemerintah.