Tren Ekbis

Pesat, BRI Sudah Salurkan 77% Penempatan Dana Pemerintah

  • JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI melaporkan telah menyalurkan kredit sebesar 77% dari alokasi penempatan dana pemerintah....

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI melaporkan telah menyalurkan kredit sebesar 77% dari alokasi penempatan dana pemerintah.

Sebelumnya, pemerintah telah menempatkan dana di bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar Rp30 triliun dalam rangka program percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Dari alokasi tersebut, BRI memperoleh Rp10 triliun, sedangkan tiga bank yang lain, meliputi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Rp10 triliun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Rp5 triliun, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Rp5 triliun.

Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan, penyaluran kredit disalurkan kepada hampir 150 ribu pelaku usaha. Adapun 61% di antaranya tergolong di segmen mikro, dengan komposisi sektor pertanian dan perikanan mencapai 21%.

Sementara itu, berdasarkan sebaran geografis, mayoritas kredit disalurkan di Pulau Jawa. “58% penerima kredit berada di Pulau Jawa, dan sisanya 42% di luar Pulau Jawa,” ungkapnya dalam siaran tertulis yang diterima TrenAsia.com, Rabu, 15 Juli 2020.

Sunarso juga mengatakan, pihaknya berkomitmen akan meleverage ekspansi kredit BRI setidaknya tiga kali untuk mendorong sektor riil, utamanya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Khusus BRI, misalkan kita dapat Rp 10 triliun maka harus ekspansi menjadi Rp 30 triliun, dan kami komitmen mencapai lebih dari itu. Kami punya target segmen UMKM yang mendukung sektor pangan, baik pertanian maupun pendukung industri pertanian. Demikian pula sektor distribusi dan fasilitas kesehatan. Fokus paling besar ke pangan,” ujar Sunarso.

Saat ini, lanjutnya, BRI tetap berekspansi untuk terus tumbuh. Menurutnya, UMKM akan tetap berdaya dan mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja sehingga dapat mengurangi angka pengangguran.