Pertumbuhan Ekonomi India Mulai Bangkit Setelah Terpuruk
- Produk domestik bruto (PDB) India kuartal III tahun fiskal 2021 mulai tumbuh 0,4% setelah sebelumnya terpuruk habis-habisan akibat pandemi.

Mochammad Ade Pamungkas
Author
JAKARTA- Produk domestik bruto (PDB) India kuartal III tahun fiskal 2021 mulai tumbuh 0,4% setelah sebelumnya terpuruk habis-habisan akibat pandemi.
Penghitungan PDB tahun fiskal di India berbeda dibandingkan negara lain. PDB kuartal I di India dimulai dari April sampai Juni, kemudian diakhiri kuartal IV pada Januari-Maret pada tahun selanjutnya.
- Pembeli Hunian Tapak Agung Podomoro Didominasi oleh End User
- India Jamin Biaya Produksi Tesla akan Lebih Murah daripada di China
- BNI Juga Turunkan Suku Bunga Kredit, Simak Rinciannya
PDB India pada kuartal I tahun fiskal 2020-2021 terjungkal hingga minus 23,9%. Kemudian, pada kuartal selanjutnya ekonomi India minus 7,3% akibat terpukul pandemi COVID-19.
Kemudian pada 26 Februari 2021, pemerintah India menyampaikan bahwa ekonomi Negeri Bollywood itu pada kuartal III (Oktober-Desember 2020) berada di angka 0,4%.
Mengutip dari Bloomberg Quint, kontribusi pertumbuhan GDP sepanjang tahun fiskal 2020-2021 berada di sektor konstruksi dan manufaktur.
PDB di sektor manufaktur tumbuh dari angka negatif 35,9% pada kuartal pertama, kemudian naik sampai di angka positif 1,6%.
Sementara di sektor konstruksi dimulai dari negatif 47,6% pada kuartal I, kemudian naik di angka pistif 6m2% pada kuartal III.
PDB kuartal IV India yaitu Januari-Maret 2021 masih belum jelas, tetapi diprediksi akan minus 1,1%.
Sunil Kumar Sinha, ekonom senior di India Ratings mengatakan bahwa perkiraan kuartal IV memberikan sinyal yang membingungkan. (SKO)
