Nasional & Dunia

Mantap! Netflix Kucurkan US$1 Juta untuk Perfilman Indonesia

  • JAKARTA – KementerianPendidikan dan Kebudayaan RI resmi bermitra dengan Netflix untuk memajukan dunia perfilman Indonesia. Kerja sama ini fokus pada pengembangan dunia kreatif seperti penulisan naskah, pelathian pasca-produksi, dam kompetisi film pendek. Tidak main-main, penyedia layanan media streaming itu berinvestasi sebesar 1 juta dollar AS atau setara dengan Rp14 miliar. Dana ini akan tersalurkan melalui […]

Mantap! Netflix Kucurkan US$1 Juta untuk Perfilman Indonesia

JAKARTA – KementerianPendidikan dan Kebudayaan RI resmi bermitra dengan Netflix untuk memajukan dunia perfilman Indonesia. Kerja sama ini fokus pada pengembangan dunia kreatif seperti penulisan naskah, pelathian pasca-produksi, dam kompetisi film pendek.

Tidak main-main, penyedia layanan media streaming itu berinvestasi sebesar 1 juta dollar AS atau setara dengan Rp14 miliar. Dana ini akan tersalurkan melalui berbagai program seperti pelatihan di bidang online safety dan banyak program pelatihan lain bagi sineas tanah air, baik yang akan dilakukan di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Kami juga bersemangat dengan investasi sebesar $1 juta yang kami keluarkan untuk proyek kerjasama ini. Peresmian kerjasama hari ini merupakan kesempatan yang besar untuk dapat menampilkan kisah-kisah otentik dari Indonesia yang akan menarik minat tidak hanya masyarakat Indonesia tapi juga dunia,” ungkap Kuek Yu-Chuang, Managing Director Netflix Asia Pacific.

Netflix tercatat telah melantai di bursa saham New York dengan kode NFLX.O. Berdasarkan data Refinitiv, kapitalisasi pasar Netflix saat ini ada di US$ 127,97 miliar atau sekira Rp 1.802 triliun. Kekuatan Netflix ditopang oleh banyaknya jumlah pelanggan mereka. Per akhir kuartal III-2019, total pelanggan Netflix di seluruh dunia lebih dari 158 juta.

Go International

Tidak dipungkiri, kehadiran Netflix membantu para sineas Indonesia untuk bersaing di kancah dunia perfilman dunia. Masuknya karya anak bangsa di platform asal Amerika tersebut meningkatkan kualitas dan daya saing internasional.

Fakta tersebut diamini oleh sutradara dan produser film, Timo Tjahjanto, “Ketika saya membuat film The Night Come for Us, lalu Sebelum Iblis Menjemput, saya sangat merasakan bahwa Netflix membantu saya untuk terekspos ke dunia internasional. Bukan saya, tapi lebih ke filmnya sendiri,” ungkap Timo. 

Timo adalah sosok di balik  The Night Come for Us, film ini merupakan film original Netflix pertama yang berasal dari Indonesia.

Tidak hanya memperluas panggung di kancah internasional, dari segi pendapatan, Netflix juga secara otomatis membuka pintu pundi-pundi baru dari layanannya. Timo mengaku penjualan film dari platform digital sangat membantu. 

Hal senada juga dikatakan oleh produser film Tabula Rasa, Sheila Timothy. “Jadi kita tidak hanya mengandalkan pada bisokop saja, tapi juga dari pintu lain,” kata Sheila.

Ia bahkan mengatakan bahwa pendapatan dari platform digital kini bahkan menyalip pendapatan dari penayangan film di televisi.