Nasional

Tingkatkan Program Merdeka Belajar, ISEI Duet Bareng BEI, KADIN, dan HIMBARA

  • Peningkatan kualitas mahasiswa bukan hanya dilakukan oleh dunia pendidikan semata, namun juga dunia usaha dan industri

JAKARTA - Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jakarta menjalin kerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) dan Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) dalam rangka mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk berkolaborasi dengan dunia usaha dan industri.

Direktur BEI Laksono W. Widodo menyampaikan tanggungjawab peningkatan human resources mahasiswa bukan hanya dilakukan oleh dunia pendidikan semata, namun, akan lebih optimal apabila didukung kolaborasi dengan dunia usaha dan industri.

“BEI sangat terbuka kepada mahasiswa yang ingin belajar lebih jauh mengenai industri pasar modal dan siap dalam penyiapan edukasi, pelatihan, perkuliahan maupun penerimaan magang bagj mahasiswa tingkat akhir sebagai bekal ilmu,” ujar Laksono dalam pantauan di Live Youtube ISEI Jakarta, Senin, 20 Juni 2022.

Laksono menyebut BEI memiliki anak usaha Bernama The Indonesia Capital Market Institute atau Teach Me yang khusus memberikan edukasi, sertifikasi dan sebagai pusat referansi data pasar modal. Teach Me dapat digunakan untuk pencarian data dan sertifikasi untuk peningkatan kapasitas bagi mahasiswa.

Sementara itu, Ketua ISEI Jakarta Inarno Djajadi berharap kerja sama ini dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Dia menyebut saat ini komisariat yang telah bergabung mencapai 28 yang terdiri dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta.

Kerja sama ini mecakup magang bagi mahasiswa tingkat akhir, praktisi mengajar, kuliah pada industri dan pemutakhiran kurikulum sesuai kebutuhan yang ada. Kemudian, magang berkonvesri dan pelatihan perkuliahan.

“Semoga menjadi awal yang baik, menjadi bekal dan pengalaman yang bernilai sebelum terjun ke dunia kerja,” ujar Inarno.

Di sisi lain, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makariem mengatakan program kampus merdeka harus mulai diakselerasi tahun ini. 

Adapun, tahun sebelumnya terdapat 50 ribu mahasiwa yang mengikuti program MBKM, untuk tahun ini Nadiem menarget ada 150 ribu mahasiswa yang ikut atau tiga kali lipatnya.