Nasional

Tidak Ada PPKM Level 4, Ini Daftar Lengkap Wilayah Level 2-3 di Jawa-Bali

  • Pemerintah menerbitkan daftar lengkap daerah yang masuk dalam wilayah PPKM Level 2-3 di Pulau Jawa-Bali.
Ganjil Genap Kawasan Puncak.jpg
Petugas gabungan mengarahkan kendaraan saat uji coba penerapan sistem ganjil genap di Jalan Raya Puncak, Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, 3 September 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA - Pemerintah telah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 4 Oktober 2021. Sejumlah daerah telah menunjukkan perbaikan signifikan dalam upaya menurunkan tingkat penularan COVID-19.

Menanggapi kebijakan baru tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 43 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Aturan ini memuat tentang cakupan wilayah yang menerapkan PPKM Level 2-3. Daerah dengan PPKM Level 4 sudah tidak ada di kawasan Jawa-Bali. Kini tersisa 86 kabupaten/kota yang menerapkan PPKM Level 3 dan dan 42 kab/kota menerapkan PPKM Level 2.

Daerah yang level asesmennya mengalami perbaikan sebanyak tiga kab/kota, yaitu Kab Purwakarta dan Kab Cirebon di Jawa Barat (Jabar) serta Kab Brebes di Jawa Tengah dari Level 4 ke Level 3. Sedangkan Kota Banjar di Jabar berubah dari Level 2 ke Level 3.

Daftar Lengkap Daerah PPKM Level 2-3

Berikut daftar lengkap daerah yang menerapkan PPKM Level 2-3 di Jawa-Bali.

PPKM Level 3

Sebanyak 86 daerah di tujuh provinsi yang menerapkan PPKM Level 3:

  1. Banten di Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kab Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Serang.
  2. DKI Jakarta di Kab Administratif Kepulauan Seribu, Kota Administratif Jakarta Barat, Kota Administratif Jakarta Timur, Kota Administratif Jakarta Selatan, Kota Administratif Jakarta Utara, dan Kota Administratif Jakarta Pusat.
  3. Jawa Barat di Kota Sukabumi, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Bandung, Kab Tasikmalaya, Kab Purwakarta, Kota Tasikmalaya, Kota Depok, Kota Cimahi, Kota Banjar, Kota Cirebon, Kab Cirebon, Kab Bogor, Kab Bekasi, Kab Bandung Barat, Kab Bandung, dan Kab Sumedang.
  4. Jawa Tengah di Kab Wonosobo, Kab Wonogiri, Kab Tegal, Kab Sukoharjo, Kab Sragen, Kab Purworejo, Kab Purbalingga, Kab Magelang, Kota Surakarta, Kota Magelang, Kab Klaten, Kab  Kebumen, Kab Karanganyar, Kab Cilacap, Kab Banyumas, Kab Brebes, Kota Salatiga, dan Kab Boyolali.
  5. Daerah Istimewa Yogyakarta di Kab Sleman, Kab Bantul, Kota Yogyakarta, Kab Kulonprogo, dan Kabupaten Gunungkidul.
  6. Jawa Timur (Jatim) di Kab Tulungagung, Kab Trenggalek, Kab Situbondo, Kab Sidoarjo, Kab Ponorogo, Kab Pacitan, Kab Ngawi, Kab Magetan, Kab Madiun, Kab Lumajang, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Batu, Kab Kediri, Kab Bondowoso, Kab Blitar, Kab Nganjuk, Kab  Mojokerto, Kab Malang, Kab Lamongan, Kab Gresik, Kota Madiun, Kota Blitar, dan Kab Bangkalan.
  7. Bali di Kab Jembrana, Kab Bangli, Kab Karangasem, Kab Badung, Kab Gianyar, Kab Klungkung, Kab Tabanan, Kab Buleleng, dan Kota Denpasar.

PPKM Level 2

Sebanyak 42 daerah di empat provinsi, yang menerapkan PPKM Level 2:

  1. Kab Serang, Kab Pandeglang, dan Kab Lebak di Banten.
  2. Kab Kuningan, Kab Sukabumi, Kab Pangandaran, Kab Majalengka, Kab Karawang, Kab Indramayu, Kab Cianjur, Kab Ciamis, Kab Subang, dan Kab Garut di Jabar.
  3. Kab Temanggung, Kab Rembang, Kab Pemalang, Kab Pati, Kab Kudus, Kota Tegal, Kota Semarang, Kota Pekalongan, Kab Kendal, Kab Banjarnegara, Kab Semarang, Kab Pekalongan, Kab Jepara, Kab Grobogan, Kab Blora, Kab Batang, dan Kab Demak di Jateng.
  4. Kota Kediri, Kab Jombang, Kab Banyuwangi, Kab Tuban, Kab Sumenep, Kab Sampang, Kab Probolinggo, Kab Pasuruan, Kab Pamekasan, Kota Pasuruan, Kab Jember, dan Kab Bojonegoro di Jatim.*