Nasional

Teka-Teki Jabatan Menpora Zainudin Amali

  • Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengirim sinyal bakal melepaskan jabatannya di kementerian setelah terpilih menjadi Wakil Ketua Umum PSSI.
IMG-20230130-WA0004.jpg
Menpora Zainudin Amali (tengah) bersama penggawa Timnas U-16 beberapa waktu lalu. (pssi.org)

JAKARTA—Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengirim sinyal bakal melepaskan jabatannya di kementerian setelah terpilih menjadi Wakil Ketua Umum (Waketum). Zainudin mengaku sudah mendapatkan restu Presiden Joko Widodo untuk fokus di sepak bola. 

Hal tersebut disampaikan Menpora dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 20 Februari 2023. Dalam kesempatan itu, Zainudin tidak secara tegas menyatakan bakal mundur dari jabatan Menpora. Dirinya hanya mengatakan sudah melapor pada Presiden terkait rangkap jabatan yang diembannya saat ini. 

“Saya pribadi saya sudah melapor ke Pak Presiden, beliau menyerahkan pada saya. Saya sampaikan ke teman-teman, saya harus memilih,” ujar Zainudin.

Menpora mengaku sudah menyampaikan pada Presiden untuk memilih fokus mengurus sepak bola. Menurut Zainudin, Jokowi memahami keputusannya tersebut dan mengizinkannya berkonsentrasi di PSSI. Disinggung apakah pernyataan itu berarti Zainudin bakal meletakkan jabatannya di kementerian, Menpora malah berteka-teki. Dia menyatakan pernyataannya untuk fokus di sepak bola sudah sangat jelas.

“Jangan dijelasin panjang-panjang lagi, masa kalian (wartawan) tanya lagi,” kelitnya. 

Sebelum Kongres Luar Biasa PSSI yang menetapkan dirinya sebagai Waketum PSSI, Menpora menyatakan kesiapannya untuk mundur apabila terpilih mengurus federasi. Konflik kepentingan dan masalah etis menjadi pertimbangannya untuk meletakkan jabatan sebagai Menpora. Hal ini karena Menpora membawahi semua cabang olahraga, sedangkan jika terpilih Waketum dia harus fokus di PSSI.   

Diketahui, Zainudin Amali menjadi Wakil Ketua Umum PSSI menggantikan Yunus Nusi yang mundur dalam Kongres Luar Biasa PSSI. Politikus Golkar itu bakal bertandem dengan Waketum PSSI lain, Ratu Tisha Destria. 

Sementara itu, pernyataan bersayap Zainudin Amali terkait posisinya sebagai Menpora mendapatkan kritikan. Pegiat Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali, menilai pernyataan Zainudin multitafsir khas seorang politikus. 

“Ketika sepak bola dijawab dengan gaya politik, maka sepak bola kita tak akan menjadi lebih baik,” ujarnya. 

Zainudin mulai menjabat sebagai Menpora tahun 2019 dalam Kabinet Indonesia Maju. Sejak awal kepemimpinannya, Zainudin sudah diingatkan Presiden Jokowi untuk membenahi sepak bola.

“Zainudin Amalim Menpora. Sepak bolanya Pak,” ujar Jokowi saat itu. Belum lama ini Menpora telah menyusun Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang menjadi panduan untuk meningkatkan prestasi olahraga Tanah Air.