Nasional

SKK Migas Kumpulkan Bos Perusahaan Minyak, Untuk Apa?

  • Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) kembali menggelar kegiatan The 5th CEO Forum 2023 yang dihadiri oleh para pimpinan tertinggi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada Jumat,27 Januari 2023.
minyak.webp
Migas (TrenAsia)

JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) kembali menggelar kegiatan The 5th CEO Forum 2023 yang dihadiri oleh para pimpinan tertinggi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada Jumat,27 Januari 2023.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengungkapkan acara ini bertujuan meningkatkan kinerja industri hulu migas untuk mengejar capaian kinerja 2023. Evaluasi capaian produksi di 2022, penyampaian metrik-metrik penting, rencana jangka panjang, dan masukan atau usulan dari KKKS turut dibahas dalam pertemuan ini.

“CEO Forum ini dapat terus menjadi enabler kolaborasi yang intens antara Kementerian ESDM, SKK Migas dan investor. Kolaborasi ini merupakan salah satu enabler terpenting untuk meningkatkan investasi dan aktivitas di hulu migas di Indonesia,“ kata Dwi Soetjipto dalam pembukaan kegiatan The 5th  CEO Forum 2023 dilansir Sabtu, 28 Januari 2023.

Lebih lanjut Dwi menyampaikan bahwa untuk tahun 2023, nilai investasi telah ditargetkan mencapai US$15,54 miliar atau setara Rp233 triliun (kurs Rp15.033 per dolar Amerika Serikat) atau meningkat 26% dari 2022, dan lebih tinggi dari pertumbuhan investasi global yang sekitar 6.5%. Target investasi 2023 sekaligus adalah yang tertinggi sejak tahun 2016.

Kenaikan Investasi tersebut diakui Dwi, diharapakan dapat membawa kembali kebangkitan industri hulu migas untuk mencapai milestone baru dengan produksi minyak dan gas terbesar sepanjang masa di tahun 2030.

“Peningkatan investasi ini salah satunya ditunjang dari peningkatan investasi eksplorasi, setelah lebih dari 7 tahun berada di bawah US$1 miliar, pada tahun 2023 sebesar US$1,7 miliar atau meningkat 112% dari investasi tahun 2022. Keberhasilan menemukan cadangan migas yang baru adalah pondasi untuk keberlanjutan industri hulu migas dimasa mendatang," tandas Dwi.