Nasional

Sido Muncul (SIDO) Gelar Operasi Bibir Sumbing Peringati HUT ke-71

  • Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat secara simbolis menyerahkan biaya pengobatan senilai Rp350 juta kepada Country Manager and Program Director Smile Train Indonesia Deasy Larasati. Bantuan ini lantaran ia merasa anak-anak yang menderita bibir sumbing susah makan dan kurang percaya diri terhadap penampilannya.
WhatsApp Image 2022-11-11 at 6.34.24 PM.jpeg

JAKARTA - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) melalui produk unggulannya suplemen kesehatan Kuku Bima menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing gratis. Sido Muncul bekerja sama Smile Train Indonesia memberikan operasi gratis bagi 50 penderita Sumbing Bibir di RSUD Dr. Soedarso, Pontianak, Kalimantan Barat, di sela peringatan HUT ke-71 tahun perseroan.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat secara simbolis menyerahkan biaya pengobatan senilai Rp350 juta kepada Country Manager and Program Director Smile Train Indonesia Deasy Larasati. Bantuan ini lantaran ia merasa anak-anak yang menderita bibir sumbing susah makan dan kurang percaya diri terhadap penampilannya. 

"Saya bisa ikut merasakan itu. Maka itu, hari ini kami kembali memberikan operasi sumbing bibir gratis bagi 50 pasien di Pontianak. Hari pertama ini akan operasi 10 pasien dan sisanya akan dilakukan secara berkala. Sekarang dana yang digunakan bukan hanya dari dana CSR, tapi juga dana iklan brand. Jadi baksos ini mengunakan dana iklan dari Suplemen Kesehatan Kuku Bima,” kata Irwan Hidayat dalam website remis, dikutip Jumat, 11 November 2022.

Penyerahan bantuan turut disaksikan Direktur RSUD Dr. Soedarso drg. Yuliastuti Saripawan, M.Kes., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes., Ketua Team Dokter Mitra Smile Train Program Baksos Operasi Bibir Sumbing Pontianak Dr. drg. Andi Setiawan Budihardja, SpBM. 

Irwan berharap kegiatan yang diadakan Suplemen Kesehatan Kuku Bima Sido Muncul ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk melakukan hal yang sama. 

Adapun bantuan operasi bibir sumbing gratis ini telah dilakukan sejak tahun 2018. Bantuan digelar di berbagai wilayah di Indonesia dengan total pasien yang telah dioperasi sebanyak 302 pasien.

“Kami harap baksos operasi sumbing bibir ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk ikut menyelenggarakan kegiatan serupa. Sebab, angka penderita bibir sumbing di Indonesia tergolong masih tinggi. Tahun depan kami menargetkan 2.000, mungkin juga bisa lebih untuk operasi gratis. Mudah-mudahan makin banyak yang bisa terobati,” tambah Irwan Irwan.