Nasional

Pemerintah Targetkan 427 Kilometer Ruas Tol Selesai Tahun Ini

  • Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama mitra kerja dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menargetkan 427 kilometer (km) ruas jalan tol akan beroperasi di Indonesia pada akhir 2021.

<p>Jalan Tol Balikpapan Samarinda / Kementerian PUPR</p>

Jalan Tol Balikpapan Samarinda / Kementerian PUPR

(Istimewa)

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama mitra kerja dan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) menargetkan 427 kilometer (km) ruas jalan tol akan beroperasi di Indonesia pada akhir 2021.

“Ditargetkan tahun 2021 sebanyak 19 ruas sepanjang 427 km yang telah dan akan tuntas sehingga secara keseluruhan 2.764 km jalan tol yang akan selesai dan beroperasi,” kata Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja dalam siaran pers yang diterima TrenAsia.com, Selasa, 27 April 2021.

Pada 2021 ini, sudah ada 7 ruas tol baru yang selesai sepanjang 54,69 km, yaitu Banda Aceh-Sigli seksi 3 (16 km), Medan-Binjai seksi 1A (4,22 km), Bekasi-Cawang-Kampung Melayu seksi 1A (2,69 km), Serpong-Cinere seksi 1 (6,5 km).

Selanjutnya adalah Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran (14,2 km), Kayu Agung-Palembang-Betung seksi 1 Tahap 1B (8,23 km) dan Bogor Ring Road seksi 3A (2,85 km).

Sisanya sebanyak 14 ruas tol sepanjang 373 km yang akan dibangun hingga akhir 2021. Adapun, ruas tol tersebut adalah ruas Trans Sumatra (172 km), yaitu Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat seksi Kuala Tanjung-Pematang Siantar (96,5 km), Sigli-Banda Aceh seksi 2,5, dan 6 (18,8 km),

Lalu, ada Padang-Pekanbaru ruas Pekanbaru-Bangkinang (40 km), dan Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu ruas Bengkulu-Taba Penanjung (17,6 km).

Selain itu, ada ruas-ruas tol di Jabodetabek seperti tol Cibitung-Cilincing seksi 1-4 (34,77 km), Cimanggis-Cibitung seksi 2 Jatikarya-Cibitung (23 km), Bekasi-Cawang-Kampung Melayu seksi 2A (4,9 km), 6 ruas Tol DKI Seksi A Kelapa Gading-Pulo Gebang (9,3 km), dan Serpong-Balaraja Seksi 1A (5,5 km).

Terakhir adalah ruas tol non trans dengan total panjang 122,7 km, yaitu Cileunyi-Sumedang-Dawuan seksi 1,2,3, dan 6 (38,5 km), Ciawi-Sukabumi seksi 2 (11,9 km), Serang-Panimbang seksi 1 (26,5 km), Balikpapan-Samarinda seksi 1 dan 5 (33,1 km) dan Manado-Bitung seksi 2B Danowudu-Bitung (12,7 km).

Hingga April 2021, tercatat panjang ruas tol yang sudah beroperasi mencapai 2.391 Km terbagi dalam 62 ruas yang dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Total ruas tol tersebut merupakan akumulasi dari ruas tol yang tuntas dan dioperasikan pada periode 1978-2014 sepanjang 795 km.

Lalu, dilanjutkan periode 2015-2019 (1.298 km) dan ditambah 246 km pada 2020. Dari Januari hingga April 2021, tambahan ruas tol sudah mencapai 54,96 km atau 12,87% dari target.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif seperti Kawasan Industri, Pariwisata, Bandara, dan Pelabuhan akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri. (RCS)