Kemenhub Dapat Anggaran Rp32,93 Triliun untuk Program Prioritas 2022
- Kemenhub memperoleh anggaran 2022 senilai Rp32,93 triliun dan akan dikelola untuk sejumlah program prioritas.

Liza Zahara
Author


Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menghadiri rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 31 Agustus 2020. Rapat tersebut membahas laporan keuangan pemerintah pusat APBN TA. 2019 dan realisasi APBN TA. 2020 sampai dengan Bulan Agustus 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Foto: Ismail Pohan/TrenAsia)JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperoleh anggaran 2022 senilai Rp32,93 triliun dan akan dikelola untuk sejumlah program prioritas.
Program prioritas tersebut di antaranya infrastruktur konektivitas, program pendidikan dan vokasi, program riset dan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta program dukungan manajemen.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan kepada jajarannya, di tengah keterbatasan ruang fiskal anggaran pendapatan belanja negara (APBN) untuk memanfaatkan pendanaan kreatif sebagai upaya pemenuhan kebutuhan infrastruktur transportasi.
- Mumi Suku Inca ditemukan di Peru, Usianya Sudah 1000 Tahun
- Bandara Pondok Cabe Gantikan Sementara Bandara Halim Perdanakusuma
- Tembus Pasar Eropa, PTPN X Targetkan Produksi 340.000 Ton Gula pada 2022
“Mari kita kerja sama secara profesional, akuntabel, transparan, dan menjunjung tinggi integritas dalam mewujudkan tata kelola yang baik dan mencapai target,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya dalam keterangan resmi. Rabu, 12 Januari 2022.
Dalam menindaklanjuti anggaran 2022, Menhub juga meminta jajarannya untuk bekerja dengan hati, terus berkordinasi, dan menghilangkan sekat-sekat antar unit kerja demi mencapai tujuan bersama.
Sepanjang 2021, capaian kinerja anggaran Kemenhub sebesar 97,17% dan diharapkan pencapaian tersebut menjadi bahan evaluasi bersama agar pelaksanaan anggaran di 2022 lebih maksimal baik untuk pertumbuhan ekonomi maupun kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, target kinerja anggaran 2022 Kemenhub sebesar 95,90% angka tersebut lebih kecil dibanding 2021. Namun, Budi Karya menegaskan untuk berupaya agar pelaksanaan anggaran 2022 lebih tepat sasaran dan bermanfaat.

Laila Ramdhini
Editor
