Jangan Panik! Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG Aman Selama Masa Nataru
- PT Pertamina (Persero) memastikan produksi maupun pasokan BBM dan LPG aman selama Nataru.

Drean Muhyil Ihsan
Author


Warga melakukan pengisian bahan bakar kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2020. Dalam rangka menyambut HUT Ke-75 RI Pertamina memberikan program “promo merdeka” pengembalian dana atau cashback sebesar 30 persen dengan pengembalian maksimal Rp 15.000, untuk pembelian BBM jenis Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex kepada masyarakat yang melakukan pembelian melalui aplikasi MyPertamina. Cashback bisa didapatkan diseluruh SPBU Pertamina yang sudah tersedia pembayaran dengan aplikasi MyPertamina selama periode 1-31 Agustus 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
(Istimewa)JAKARTA – PT Pertamina (Persero) memastikan produksi maupun pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) tetap aman selama masa Natal 2021 dan jelang tahun baru 2022 (Nataru).
General Manager PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) IV Cilacap Eko Sunarno mengatakan pihaknya memegang peran yang sangat penting dan strategis dalam memproduksi serta memasok BBM, mengingat statusnya sebagai kilang terbesar di Indonesia.
“Kapasitas olah crude (minyak mentah) di Cilacap mencapai 348.000 barrel per hari atau sekitar 33,4 persen dari kapasitas kilang Nasional dan menopang 60 persen kebutuhan BBM di pulau Jawa,” ujarnya melalui keterangan pers, Minggu, 26 Desember 2021.
- Inilah 5 Tanaman Hias yang Jadi Tren Selama Tahun 2021
- Jasa Marga Berlakukan Tarif Baru pada Jalan Tol Tomang-Cikupa, Ini Daftarnya
- Yili Group Bangun Pabrik Es Krim Terbesar di Indonesia Senilai Rp2 Triliun
Dengan sumber daya lebih dari 2.500 pekerja dan mitra kerja, kata Eko, pihaknya berkomitmen mengemban amanah dan tanggung jawab penuh menjaga keberlangsungan operasional kilang.
Sementara itu, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Refinery Unit Dumai menjamin kilang tetap beroperasi normal dan tetap memproduksi produk olahan kilang yang dibutuhkan masyarakat. PT KPI Refinery Unit Dumai sendiri merupakan salah satu kilang terbesar yang ada di Pulau Sumatra.
Unitnya berada di dua lokasi yaitu Dumai dan Sungai Pakning. Kapasitas produksinya mencapai 170 ribu barel per hari. Produk yang dihasilkan mulai dari Premium, Solar, Pertalite, LPG, Avtur, hingga Green Coke.
Minyak hasil olahan PT KPI Refinery Unit Dumai difokuskan untuk memenuhi kebutuhan energi terutama di Pulau Sumatra. Moda pengantaran produk minyak yang digunakan pun beragam antara lain melalui pemipaan, mobil tangki, hingga kapal.
General Manager PT KPI Refinery Unit Dumai, Permono Avianto, menjelaskan bahwa saat ini kilang beroperasi secara normal dalam memproduksi olahan minyak guna memenuhi kebutuhan energi nasional.
"Seluruh pekerja berkomitmen untuk terus menjaga keberlangsungan operasional kilang, baik di saat normal terlebih di masa perkiraan terjadi kenaikan permintaan masyarakat akan BBM dan LPG seperti saat natal dan jelang tahun baru," kata Permono.
Untuk itu, lanjut dia, masyarakat diminta untuk tidak panik dan tetap bijak dalam mengonsumsi BBM dan LPG di masa libur natal dan tahun baru ini. Namun, ia mengimbau agara masyarakat tetap bijak dalam membeli kebutuhan hasil bumi tersebut.

Laila Ramdhini
Editor
